T A T A B O G A

Loading

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit Nulla tincidunt purus tincidunt congue consectetur

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent ac orci et sem luctus tristique at sit amet urna. Etiam viverra laoreet tortor quis luctus. Maecenas ut magna non lacus interdum facilisis quis in erat. Suspendisse quis est non eros blandit commodo. Ut maximus ut sapien eu interdum. Nullam mollis aliquam lectus. Morbi sollicitudin quam eget imperdiet malesuada.

Phasellus lacus nibh, laoreet eget diam eget, euismod volutpat leo. Phasellus gravida dolor finibus, sodales lectus sit amet, bibendum leo. Quisque et vehicula ex. Vestibulum pellentesque ante in tincidunt suscipit. Proin justo ex, faucibus eget euismod vitae, congue a tellus. Cras volutpat non ex id feugiat. Mauris ut sollicitudin mauris, sed interdum turpis. Praesent quis nisi ac dui tristique vestibulum. Integer efficitur neque sit amet tortor facilisis porta. Nam viverra quam lobortis quam tincidunt pellentesque ac id sapien.

Integer suscipit, lacus nec porttitor condimentum, est nibh euismod sapien, et placerat tellus purus sed neque. Pellentesque sodales urna in feugiat molestie. Integer lacinia dictum eleifend. Vivamus imperdiet urna vitae dictum imperdiet. Nam tempor odio vitae velit mattis accumsan. Curabitur odio turpis, rhoncus ut leo non, efficitur malesuada nunc. In condimentum erat at elementum molestie. Duis tincidunt condimentum dui, vulputate auctor purus consequat vitae. Morbi at leo mollis neque tristique vehicula. Phasellus turpis odio, sollicitudin ac diam non, pretium hendrerit justo. Aliquam erat volutpat.

Etiam congue neque in ullamcorper laoreet. Integer elit erat, eleifend non malesuada ut, pulvinar sit amet enim. Nullam vel dolor ex. Maecenas sollicitudin orci convallis elit semper semper. Maecenas laoreet, ante non volutpat convallis, lacus turpis iaculis libero, at finibus libero lectus eu urna. Vivamus non convallis tellus, ut semper ex. Nam vel dapibus eros, vitae gravida arcu. Donec pellentesque libero at lorem pharetra, vel interdum risus aliquet. Donec elementum ante non suscipit aliquam. Duis placerat luctus felis ac accumsan. Donec id purus non lectus condimentum placerat ac facilisis leo. Nam enim urna, hendrerit quis lectus vitae, semper varius nunc.

Morbi volutpat lectus et fringilla luctus. In velit dui, blandit at dui et, sodales imperdiet sem. Nullam vitae tortor mauris. Nulla aliquam vel lectus quis malesuada. Ut vestibulum lacus lectus, a sodales urna semper et. Curabitur ultricies massa ut viverra lacinia. Sed scelerisque turpis massa, efficitur imperdiet purus sodales ultricies. Interdum et malesuada fames ac ante ipsum primis in faucibus. Ut malesuada dui vel justo suscipit convallis. Donec accumsan turpis sed nisi tincidunt, sed bibendum tellus finibus. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas. Pellentesque eu risus congue, hendrerit ipsum quis, convallis leo. Morbi felis enim, dignissim non elit nec, egestas euismod velit. Ut et elementum risus, vitae porttitor libero. In convallis turpis ante, in lacinia tortor semper nec.

Read More
Contoh Lagi

nteger suscipit, lacus nec porttitor condimentum, est nibh euismod sapien, et placerat tellus purus sed neque. Pellentesque sodales urna in feugiat molestie. Integer lacinia dictum eleifend. Vivamus imperdiet urna vitae dictum imperdiet. Nam tempor odio vitae velit mattis accumsan. Curabitur odio turpis, rhoncus ut leo non, efficitur malesuada nunc. In condimentum erat at elementum molestie. Duis tincidunt condimentum dui, vulputate auctor purus consequat vitae. Morbi at leo mollis neque tristique vehicula. Phasellus turpis odio, sollicitudin ac diam non, pretium hendrerit justo. Aliquam erat volutpat.

Read More
Pentingkah Akreditasi Prodi dan PT? Ini Penjelasan di Permendikbud 5/2020

Gebrakan baru yang diluncurkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim yakni konsep Merdeka Belajar pada akhir 2019, berlanjut pada kebijakan Kampus Merdeka belum lama ini. Nadiem yang memiliki pandangan luas ini ingin ada perubahan baru di dunia pendidikan tinggi Indonesia. Sedangkan di Kampus Merdeka itu ada empat penyesuaian kebijakan di lingkup pendidikan tinggi. "Kebijakan Kampus Merdeka ini merupakan kelanjutan dari konsep Merdeka Belajar," ujar Nadiem dalam rapat koordinasi kebijakan pendidikan tinggi di Gedung D kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Menurut Nadiem, pelaksanaan kebijakan ini hanya mengubah peraturan menteri saja. Atau tidak sampai mengubah Peraturan Pemerintah bahkan mengubah Undang-Undang. Agar kebijakan ini berjalan, maka Mendikbud langsung mengeluarkan Permendikbud. Seperti Permendikbud Nomor 5 Tahun 2020 isinya tentang akreditasi program studi (Prodi) dan perguruan tinggi (PT). Peraturan menteri ini untuk mengatur kebijakan Kampus Merdeka yang kedua, yakni program re-akreditasi bersifat otomatis untuk seluruh peringkat dan bersifat sukarela bagi perguruan tinggi juga prodi yang sudah siap naik peringkat. Pentingnya akreditasi Sebelum berbicara panjang lebar, ada baiknya masyarakat paham seberapa penting akreditasi bagi prodi maupun PT. Dalam pasal 2 dijelaskan bahwa akreditasi merupakan sistem penjaminan mutu eksternal sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Baca juga: Setelah Kampus Merdeka Lalu Apa? Ini Harapan Ketua Majelis Rektor PTN Akreditasi yang dimaksud tujuannya: Menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi berdasarkan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi; Menjamin mutu Program Studi dan Perguruan Tinggi secara eksternal baik bidang akademik maupun non akademik untuk melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat. Akreditasi otomatis tanpa diperpanjang Sementara di dalam pasal 6, jangka waktu berlakunya akreditasi untuk prodi atau PT yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) ialah lima tahun. Pada kebijakan Kampus Merdeka, maka BAN-PT akan memperpanjang kembali jangka waktu akreditasi selama lima tahun tanpa melalui permohonan perpanjangan akreditasi. Perpanjangan akreditasi ini dapat dilakukan berdasarkan evaluasi oleh Kementerian dan/atau laporan masyarakat tentang dugaan pelanggaraan peraturan perundang-undangan dan/atau penurunan mutu dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Nantinya, peringkat akreditasi yang telah diberikan dapat ditinjau kembali oleh BAN-PT sebelum jangka waktu akreditasi berakhir. Ini jika terdapat penurunan mutu dalam hal: Menurunnya jumlah peminat/pendaftar dan/atau lulusan pada Program Studi yang ada selama lima tahun berturut-turut berdasarkan data pada PDDikti; Terdapat laporan pengaduan masyarakat atas dugaan pelanggaran penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan yakni 28 Januari 2020.

Read More
Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga Fptk UPI Meraih Bronze Medal Barista Championship 2019 Tingkat ASEAN

Prodi Pendidikan Tata Boga Fptk UPI Meraih Bronze Medal Pada 5th International Collage Students Barista Championship 2019 Tingkat ASEAN

Mahasiswa Fakultas Pendidikan Tataboga UPI Mendapatkan Dua  Bronze Medali Di Ajang Barista And Latte Art Compotition 2019 Tingkat ASEAN. Ajang Bergengsi Ini Di Selenggarakan Oleh Star Championship Dan Universiti Tunn Hussein Onn Malaysia Pelaksanaan Ini Di Laksanakan Pada Tanggal 23 November – 27 November 2019. International Collabs Student Malaysia Terpilih Sebagai Arena Pertandingan Dalam Ajang Ini.

Sebelumnya Prodi Tata Boga Fptk UPI Memilih 2 Orang Mahasasiswa yang potensial untuk mengikuti ajang tersebut, kedua Mahasiswa yang terpilih adalah Deka Ramtanu Dan Arya Galih, mahasiswa Pendidikan Tata Boga angkatan 2016. Setelah terpilih mereka berlatih semaksimal mungkin.

Perlombaan ini diikuti oleh empat Mahasiswa dari Indonesia, empat mahasiswa dari Singapura, tiga Mahasiswa dari Skotlandia, empat Mahasiswa dari Malaysia, dan tiga Mahasiswa dari China. Persaingan sengit terjadi untuk Memperebutkan kejuaraan beberapa kategori, diantaranya Expresso and Cappucino dan Signature Drink.

Perlombaan berlangsung selama dua hari. Hari pertama pelaksanaan lomba untuk expresso and cappucino dan hari kedua pelaksanaan lomba untuk signature drink. Terdapat lima juri dari perlombaan ini yaitu dari Malaysia dan China. pada lomba expresso and signature drink Deka Ramtanu dan Arya Galih meraih bronze medal.

Dr. Yulia Rahmawati M.Si selaku ketua Prodi Pendidikan Tata Boga mengatakan bahwa  “semoga dalam meraihnya bronze medal dalam ajang internasional ini dapat memicu mahasiswa lain khususnya mahasiswa prodi Pendidikan Tata Boga UPI dalam keikutsertaannya di berbagai perlombaan  .”

Deka Ramtanu menyatakan bahwa “Sungguh ini adalah pengalaman yang tidak dapat saya lupakan, pertama kali ikut ajang tingkat Internasional dan mendapatkan bronze medal”

Arya Galih juga menyatakan bahwa “ tidak menyangka dapat meraih juara di pengalaman pertamanya.”

Keduanya mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Allah SWT, Orang Tua, Ketua Prodi Pendidikan Tata Boga, Pimpinan Departemen, Pimpinan Fakultas FPTK, Dosen-dosen di Prodi Pendidikan Tata Boga, Teman-teman dan seluruh pihak yang sudah membantu kami selama persiapan dan pelaksanaan kegiatan lomba ini berlangsung.

Prodi Pendidikan Tata Boga UPI terus mengasah skill para mahasiswanya untuk bersaing dalam ajang lomba baik itu perlombaan tingkat regional, nasional, maupun internasional.

 

Read More
Rapat Dinas Semester Genap 2019-2020 Departemen PKK FPTK UPI

Ketua Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FPTK UPI Dr. Hj. Sri Subekti, M.Pd., hari Senin, tanggal 27 Januari 2020 memimpin Rapat Dinas di lingkungan Departemen FPTK UPI. Kegiatan rapat dinas diikuti oleh selruh dosen yang terdiri dari dosen Prodi Pendidikan Tata Boga, Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga dan Prodi Pendidikan Tata Busana., Ketua Departemen Pendidikan dalam pengantarnya berharap agar rencana kegiatan yang tertuang di dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2020 dapat tercapai, sehingga Departemen PKK dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap rencana capaian  UPI tahun 2020.

Dalam rapat dinas tersebut dibahas mengenai evaluasi kegiatan dan capaian Departemen PKK yang tertuang di dalam IKU tahun 2019/2020, serta dibahas pula beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan untuk mencapai rencana capaian kegiatan tahun 2020. Selain itu dalam rapat dinas ini, para Ketua Prodi memberikan masukan untuk kemajuan Departemaen PKK FPTK UPI agar dapat berjalan lebih baik.

Read More
Prodi Pendidikan Tata Boga Menerima Siswa SMK PRAKERIN

Fakultas Pendidikan dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia memberi kesempatan kepada siswa-siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan untuk melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) atau lebih sering disebut dengan program magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL). Program ini bertujuan untuk mendukung kegiatan sekolah SMK dalam rangka memberi gambaran kepada siswa-siswa pada saat terjun ke dunia kerja nanti.

Pada awal bulan Januari 2020 FPTK UPI mendapat permohonan siswa magang dari SMKN 1 Cisarua sebanyak 4 orang dan SMK Merdeka sebanyak 5 orang. Priode magang yang di laksanakan siswa-siswa SMK itu adalah 3 sampai 6 bulan siswa peserta magang ini dibagi dalam beberapa kelompok dimana 1 orang pembimbing mengampu 1-2 siswa. Hal ini diharapakan agar siswa dapat fokus dalam melakukan kegiatan PRAKERIN dan pembimbing mudah dalam pembagian tugas kepada mereka. Dengan kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan para siswa PKL dapat memperoleh banyak manfaat, antara lain:

 

  • Dapat menambah dan mengembangkan potensi ilmu pengetahuan pada siswa serta mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan di sekolah.
  • Melatih keterampilan yang dimiliki siswa sehingga dapat bekerja dengan baik.
  • Melahirkan sikap bertanggung jawab, disiplin, sikap mental, etika yang baik serta dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
  • Menambah kreatifitas siswa agar dapat mengembangkan bakat yang terdapat dalam dirinya.
  • Memberikan motivasi sehingga siswa bersemangat dalam meraih cita-cita mereka sesuai bakat yang dimiliki.

 

Pada Priode bulan Januari hingga Juni 2020 terdapat dua orang siswa PKL di tempatkan di Prodi Pendidikan Tataboga FPTK UPI. Dua orang siswa tersebut dari SMKN 1 Cisarua dan SMK Merdeka. Mereka diterima langsung oleh Dr. Yulia Rahmawati M.Si selaku Ketua Prodi Pendidikan Tataboga. Dalam pelaksanaan PKL ini harapkan setiap siswa mampu mengikuti kegiatan kerja yang dilakukan di Prodi Pendidikan Tataboga ini dan diharapkan siswa tersebut mampu menunjukkan kinerja dan kerja sama timnya secara maksimal untuk memberikan pengalaman kepada siswa PRAKERIN untuk memberikan pengalaman didunia kerja.

Tujuan Prakerin

  • Tujuan prakerin bagi siswa yang pertama adalah diharapkan dapat mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan di sekolah sehingga dapat diterapkan dengan baik.
  • Tujuan prakerin bagi siswa yang kedua adalah dapat membentuk pola piker yang konstruktif pola pikir bagi siswa-siswi prakerin. Sehingga dapat melihat peluang di masa depan.
  • Tujuan prakerin bagi siswa yang ketiga adalah bisa melatih siswa untuk berkomunikasi atau berinteraksi secara professional di dunia kerja yang sebenarnya. Sehingga tidak merasa takut atau canggung lagi berkomunikasi secara professional.
  • Tujuan prakerin bagi siswa keempat adalah dapat membentuk etos kerja yang baik bagi siswa-siswi prakerin. Sehingga kedepannya siswa dapat menjadi sosok lulusan dan berkualitas.
  • Tujuan prakerin bagi siswa kelima adalah bisa menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan dasar yang dimiliki ileh siswa-siswi prakerin sesuai bidang masing-masing.
  • Tujuan prakerin bagi siswa yang keenam adalah dapat menambah jenis keterampilan yang dimiliki oleh siswa agar dapat dikembangkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Tujuan prakerin bagi siswa ketujuh adalah bisa menjalin kerjasama yang baik antara sekolah dengan dunia industry maupun dunia usaha.

Manfaat Prakerin

  • Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian professional, dengan keterampilan, pengetahuan, serta etos kerja yang sesuai dengan tuntunan zaman.
  • Mengasah keterampilan yang di berikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
  • Menambah keterampilan, pengetahuan, gagasan-gagasan seputar dunia usaha serta industry yang professional dan handal.
  • Membentuk pola pikir siswa-siswi agar terkonstruktif baik serta memberikan pengalaman dalam dunia industry maupun dunia kerja.
  • Menjalin kerja sama yang baik antara sekolah dan perusahaan terkait, baik dalam dunia usaha maupun dunia industry.
  • Mengenalkan siswa-siswi pada pekerjaan lapangan di dunia industry dan usaha sehingga pada saatnya mereka terjun ke lapangan pekerjaan yang sesungguhnya dapat beradaptasi dengan cepat.
  • Meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga dalam mendidik melatih tenaga kerja yang berkualitas.
  • Sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan bahwa pengalaman kerja sebagai bagian dari proses Pendidikan.
  • Mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan di era teknologi informasi dan komunikasi terkini.
  • Memberikan keuntungan pada pihak sekolah dan siswa siswi itu sendiri, karena keahlian yang tidak di ajarkan di sekolah didapat didunia usaha/industry.
Read More
Family Gathering DPKK FPTK UPI Goes To Garut..

Pada hari Jumat, tanggal 31 Januari 2020, berlokasi di Cipanas – Garut, DPKK mengadakan kegiatan family gathering yang diikuti oleh  seluruh dosen Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keuarga, Prodi Pendidikan Tata Boga, dan Prodi Pendidikan Tata Busana. Tujuan dari family gathering ini diadakan untuk mempererat tali silaturahmi antara tiga prodi yaitu Prodi Pendidikan kesejahteraan keluarga, Prodi Pendidikan Tata Boga, dan Prodi Pendidikan Tata Busana.

Semangat ini disampaikan juga oleh Ibu Dr. Hj. Sri Subekti, M.Pd. selaku ketua Departemen, Ketua Departemen yang dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa dukungan, semangat dan doa keluarga sangatlah penting dalam memajukan kinerja para dosen. Untuk itu acara family gathering tahun ini diselenggarakan sebagai momentum semangat baru untuk bekerja secara optimis, tulus dan fokus pada tujuan.

Hal ini dipertegas kembali oleh Ibu Dr. Hj. Sri Subekti, M.Pd., Ketua departemen dalam sambutan beliau menyatakan bahwa “Dengan awal baru dan semangat baru diharapkan seluruh dosen menjadi tim yang kuat ke depannya”.

Read More
Penjelasan Mendikbud Nadiem Makarim soal Kebijakan "Kampus Merdeka"

Menurut Nadiem, saat ini, baik perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS), kesulitan untuk membuka prodi baru. Sebab, berbagai macam ketentuan persetujuan prodi baru memakan waktu yang lama. Oleh karenanya, dalam kebijakan Kampus Merdeka, PTN dan PTS yang memiliki akreditas A dan B memiliki otonomi membuka prodi baru. Syarat lainnya, PTN dan PTS tersebut memiliki kerja sama dengan organisasi nirlaba, mitra perusahaan dan universitas yang masuk dalam QS Top 100 World Universities. "Kerja sama (dengan organisasi) yang pertama itu adalah dalam penyusunan kurikulumnya. Kedua, kemudian harus membuktikan ada program praktik magangnya dalam organisasi tersebut. Ketiga, ada rekrutmen kerja atau penempatan kerja," ucapnya. Nadiem mengatakan, tiap prodi yang diajukan otomatis mendapat akreditasi C dari BAN-PTN. 

Selain itu, ia menegaskan, meskipun pembukaan prodi baru dipermudah, Kemendikbud akan melakukan pengawasan terhadap prodi tersebut bersama yang dilakukan setiap tahun. "Kami juga berhak menutup prodi, suatu hal yang penting untuk diketahui oleh perguruan tinggi, bukan kita lepas saja, malah kita akan perketat kontrol mekanisme kita bagi prodi-prodi yang merugikan," ucapnya. 
Sistem akreditasi perguruan tinggi 
Nadiem mengatakan, perguruan tinggi yang berakreditasi B dan C bisa mengajukan kenaikan akreditasi kapan pun dan bersifat sukarela. Ia menjelaskan, proses akreditasi sudah diterapkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) selama lima tahun terakhir. Baca juga: Kampus Merdeka, Ini Daftar Lembaga Akreditasi Internasional Diakui Kemendikbud Selain itu, pengajuan kenaikan prodi dapat dibatasi paling lambat dua tahun setelah mendapatkan akreditasi terakhir. "Bagi perguruan tinggi yang mendapatkan akreditasi di luar negeri, dia akan otomatis mendapatkan A di akreditasi sistem nasional kita," tuturnya. Kebebasan PTN BLU menjadi PTN-BH Nadiem mengatakan, keadaan saat ini, perguruan tinggi negeri badan layanan umum (PTN-BLU) harus mendapat akreditasi A untuk mencapai status perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN-BH). Selain itu, PTN BLU dan satuan kerja (satker) kurang memiliki fleksibilitas dalam finansial dan kurikulum. 
PTN BLU diberikan kemudahan untuk menjadi PTN BH tanpa terikat status akreditasi. 
"Kami berikan mereka (PTN BLU) akselerasi untuk bisa mencapai status PTN BH. Bagi yang mau. Sekali lagi ini bukan paksaan. Bagi yang mau menjadi PTN BH, ini memang masih didanai oleh pemerintah, tapi bisa beroperasi seperti swasta. Gitu analoginya supaya lebih mudah," tuturnya. Hak belajar 3 SKS di luar prodi Lebih lanjut, Nadiem mengatakan, mahasiswa diberikan hak secara sukarela untuk mengambil di luar kampus sebanyak dua semester atau setara 40 SKS. Kemudian, mahasiswa berhak mengambil prodi berbeda di perguruan tinggi yang sama sebanyak satu semester. Baca juga: 100 Hari Jokowi-Maruf: Kejutan Nadiem soal Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka Nadiem juga mengatakan, ada perubahan definisi terkait SKS berubah menjadi jam kegiatan, bukan jam belajar. "Nah, terakhir ini favorit saya. Hak untuk mengambil mata kuliah di luar prodi dan dengan cara itu perubahan definisi satuan kredit atau SKS," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjelasan Mendikbud Nadiem Makarim soal Kebijakan "Kampus Merdeka"", https://nasional.kompas.com/read/2020/01/29/05395941/penjelasan-mendikbud-nadiem-makarim-soal-kebijakan-kampus-merdeka?page=all.
Penulis : Haryanti Puspa Sari
Editor : Krisiandi


Read More
Total 125 Siswa SD-SMP di Boyolali Diduga Keracunan Makanan

Sejumlah siswa SDIT dan SMPIT Al-Hikam, Banyudono, Boyolali, diduga mengalami keracunan dan dilarikan ke puskesmas terdekat. Data sementara, 125 siswa jadi korban keracunan.

"Data sementara 125 siswa, 25 yang dirujuk ke rumah sakit," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Boyolali Sherly Jeanne Kilapong di Puskesmas I Banyudono, Rabu (5/2/2020).
Sherly menyebutkan awalnya ada puluhan siswa yang dilarikan ke Puskesmas I Banyudono. Namun jumlah ini makin bertambah seiring dengan banyaknya siswa yang mengeluh sakit.
Dari data yang dihimpun, 25 pasien dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Boyolali, antara lain RSUD Pandan Arang, RS Al Hidayah, RS Natalia, RSUD Simo, dan Puskesmas Rawat Inap Sawit. Kemudian ada dua siswa yang menjalani observasi di Puskesmas Banyudono dan lainnya menjalani rawat jalan.
"Untuk penanganan keracunan makanan ini, kami sudah mengoordinasikan lintas bidang, rumah sakit juga. Jadi kami bekerja kolaborasi untuk penanganan keracunan makanan di SDIT Al-Hikam ini," terang Sherly.
Siswa yang diduga mengalami keracunan makanan yang disajikan di sekolah adalah murid kelas I dan II SDIT dan beberapa siswa SMPIT Al-Hikam. Mereka mengalami gejala mual, muntah, dan diare. Oleh pihak sekolah, mereka langsung dibawa ke Puskesmas I Banyudono untuk mendapatkan penanganan medis.
"Keluhan siswa rata-rata mual, muntah, sebagian juga ada yang diare," jelasnya.
Pihaknya belum bisa memastikan jenis makanan apa yang membuat para siswa keracunan. Tim dari Dinkes Boyolali sudah mendatangi sekolah dan dapur katering untuk mengambil sampel sup.
"Kami belum bisa memastikan, nanti mau dilaboratoriumkan dulu. Sampel makanan dan sampel muntah yang sudah kami ambil. Nanti kami akan lihat hasil labnya apa," ujar Sherly.

Sumber:https://news.detik.com

Read More
Tes Kompetensi Bidang Calon Dosen Tetap

Seleksi Kompetensi Bidang Calon Dosen Tetap di Prodi Pendidikan Tata Boga dilakukan pada hari Senin tanggal 17 Februari 2020. Tiga orang peserta yang mengikuti SKB sebelumnya telah melalui beberapa tahapan seleksi diantaranya seleksi administrasi dan Tes Kompetensi Dasar. Pelaksaan TKD berlangsung selama satu hari di mulai dari Tes Tulis, Tes mengajar, dan Wawancara. Tes tulis dilakukan untuk mengetahui kemampuan  calon dosen khususnya di bidang Tata Boga, untuk penilai praktek ngajar, peserta seleksi diminta untuk membuat dokumen perangkat pembelajaran kemudian langsung di implementasikan untuk tes mengajar. Dalam proses wawancara peserta di explore kemampuannya, termasuk masalah komitmen serta integritasnya sebab UPI tidak hanya memerlukan dosen yang cerdas dan bagus dari sisi IQ dan IPK tinggi, tetapi soal kepribadian juga harus diperhatikan betul dan dinomorsatukan. 

Read More
Pengabdian Kepada Masyarakat P2M ke SMK Negeri 1 Serang

Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan salah satu visi dari seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Sebagai bentuk perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian pada masyarakat, Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia melakukan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) di SMK Negeri 1 Serang.

Tepat pada Kamis, 05 Maret 2020, Seluruh Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia melakukan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) di SMK Negeri 1 Serang . Acara P2M diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Prodi Pendidikan Tata dan dibuka resmi oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Serang. Dalam kegiatan pengabdian tersebut dosen prodi Pendidikan Tata Boga memberikan pelatihan kepada guru di SMK Negeri 1 Serang dengan tema “Peningkatan Kompetensi Penulisan Publikasi Ilmiah Berbasis Kearifan Lokal Bagi Guru SMK”. Hadirnya guru pada saat ini tidak akan pernah dapat digantikan oleh teknologi secanggih apapun. Oleh  karena itu, dalam melaksanakan tugas-tugas guru yang cukup komplek  dan  unik  maka  diperlukan  guru  yang  memiliki  kemampuan  yang  maksimal  untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dan diharapkan secara kontinyu guru dapat meningkatkan kompetensinya, salah satunya dengan meningkatakan kompetensi dalam penulisan publikasi ilmiah.

Menurut seorang guru di SMK Negeri 1 Serang, “kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat baik, semoga bisa memberikan dampak untuk peningkatan penulisan karya ilmiah untuk guru guru disini”.

Selain melakukan Pelatihan bagi Guru, Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga juga melakukan Sosialisasi terkait profil Prodi Pendidika Tata Boga kepada Siswa Siswi SMK Negeri 1 Serang. Kegiatan sosialisasi berlangsung lancar, sambutan dari para guru juga baik, minat siswa terhadap prodi Pendidikan Tata Boga cukup besar. Kegiatan sosialisasi diisi dengan penjelasan tentang Prodi, kegiatan perkuliahan, sistem perekrutan, beasiswa yang di tawarkan,dan  beberapa prestasi yang telah diraih oleh prodi Pendidikan Tata Boga baik tingkat regional, nasional maupun tingkat internasional. Kegiatan P2M prodi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia ini dapat terselenggara berkat kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan SMK Negeri 1 Serang.

Read More
Family Gathering Dosen

Jum’at, 06 Maret 2020, Dosen Program Studi Pendidikan Tata Boga Departemen PKK FPTK UPI mengadakan Family Gathering di Pantai Anyer Banten.

Acara Family Gathering mengusung tema “One Soul, One Goal, One Family” diikuti oleh dosen di lingkungan Prodi Pendidikan Tata Boga.

Kegiatan Family Gathering ini bermaksud menciptakan kebersamaan antar dosen Program Studi Pendidikan Tata Boga, selain itu tujuan diadakannya kegiatan ini tidak lain untuk mempererat tali silaturahmi dan menjalin keakraban bersama dosen di Prodi Pendidikan Tata Boga.

Read More
Kebijakan Akademik dan Non Akademik UPI Terkait Pencegahan Penyebaran Covid-19

Universitas Pendidikan Indonesia ( UPI) memberlakukan belajar mengajar untuk sementara waktu melalui daring ( online) menggunakan aplikasi SPOT atau SPADA. Melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Rektor nomor 0017 tahun 2020, kebijakan tersebut dikeluarkan untuk mengantisipasi virus corona. Dalam pelaksanaannya kegiatan praktik laboratorium dan praktik lapangan di UPI dilakukan memanfaatkan media daring dan tugas disampaikan melalui video yang diunggah ke media daring. Begitupun dengan izin kunjungan dosen, tenaga pendidikan dan mahasiswa UPI ke luar kota dan keluar negeri dihentikan.

Read More
Perpanjangan Akreditasi Prodi Pendidikan Tata Boga

Sehubungan dengan proses perpanjangan masa berlaku Keputusan Akreditasi sesuai ketentuan Pasal 6 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan tinggi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Nadiem Anwar Makarim menyampaikan rencananya mengenai akreditasi perguruan tinggi yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) akan diperbaharui secara otomatis setiap lima tahun. Prodi pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia yang telah memiliki Akreditasi A pada tahun tahun sebelumnya otomatis mendapat perpanjangan dan Telah keluar SK dengan Nomor : 1486/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/II/2020. SK perpanjangan Prodi Pendidikan Tata Boga dapat di Unduh di website menu Download.

Read More
Himbauan Ketua Prodi Pendidikan Tata Boga Terkait Pencegahan Covid-19

Berkaitan dengan mewabahnya Virus Corona (Covid-19) saat ini, maka Ketua Prodi Pendidikan Tata Boga Dr. Yulia Rahmawati, M.Si melalui video singkat di IG Official Prodi Pendidikan Tata Boga @tataboga_upi memberikan himbauan kepada seluruh Warga Boga dalam upaya pencegahan dari penyebaran virus ini.  Himbauannya sebagai berikut :

Selamat Pagi/siang Warga Boga, Saya Dr. Yulia Rahmawati, M.Si selaku Ketua Prodi Pendidikan Tata Boga, Menghimbau untuk  mengikuti Instruksi Pemerintah dan Rektor di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia. Kepada Dosen, Mahasiswa dan seluruh  Warga Boga yang melaksanakan Work From Home atau yang kita kenal dengan istilah Social Distancing, agar tetap tinggal dan melaksanakan tugas di rumah masing-masing dengan menghindarkan diri dari titik-titik keramaian publik, ranjin mencuci tangan, konsumsi makanan-makanan yang sehat seimbang, olah raga ringan secara teratur, konsumsi vit.C, serta tidak melakukan perjalanan ke luar kota. Jika kondisi badan sedang tidak fit diharapkan memakai masker atau mengisolasi diri “self isolation” agar tidak menyebarkan virus dan rentan terkena virus. Silahkan mengikuti kegiatan perkuliahan Daring/online melalui Sistem Pembelajaran Online Terpadu atau (SPOT). Tetap jaga komunikasi secara intens dengan Dosen Pengampu Mata Kuliahnya masing masing. Mari bersama kita lawan dan cegah penyebaran Virus Covid-19 ini dengan cara cara yang sudah pemerintah Instruksikan. Semoga kita semua selalu Sehat, semangat dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Amiin YRA

Terima Kasih.

Wassalamualaikum Wr Wb..

Read More
SATGAS SIAGA COVID-19 UPI SEBARKAN PAKET SEMBAKO

SATGAS Siaga Covid-19 UPI bekerja keras melakukan upaya bantuan kemanusiaan dan kesehatan di Indonesia dalam rangka tanggap darurat kesehatan nasional melawan penyebaran Covid-19 yang melanda dunia dan juga Indonesia. Saat ini Satgas sudah berhasil menyebarkan 191 paket sembako kepada para mahasiswa UPI yang masih ada di daerah tempat tinggal dilingkungan kampus UPI.

Penyebaran paket sembako tersebut diperuntukan bagi para mahasiswa yang berada di asrama yang berasal dari Papua dan mahasiswa lainya yang masih berada di lingkungan sekitar tempat kost para mahasiswa di kampus Universtas Pendidikan Indonesia. Tim Satgas saat ini sedang melakukan koordinasi intentif untuk proses penyaluran donasi uang, peralatan kesehatan bagi puskemas dan rumah sakit, peralatan sanitasi, sembako, jasa pemeriksaan untuk membantu masyarakat Indonesia dan juga warga Kota Bandung.

Tim Satgas meminta doa dan dukungan kepada masyarakat Indonesia dan Civitas Akademika Universitas Pendidikan Indonesia agar setiap proses distribusi berbagai bantuan untuk masyarakat dan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia dapat terlaksana dengan baik. Satgas sebagai ujung tombak perjuangan dan perlawan terhadap Covid-19 ini senantiasa berupaya dan bekerja keras untuk senantiasa secara maskimal dan optimal membantu masyarakat Indonesia.

Terimakasih pada para donatur yang dermawan. semoga rizki bapa ibu bertambah melimpah dan berkah, terutama rizki dijauhkan dari Covid-19. Semoga musibah lekas berlalu agar kita bisa hidup normal kembali. Kami masih sangat menunggu tambahan donasi. Untuk transfer donasi bapa ibu ke UPI Peduli di BNI No. 207575758 (YS/Elfa)


Sumber : http://berita.upi.edu/24632/

Read More
UPI DISTRIBUSIKAN BANTUAN APD DAN SEMBAKO UNTUK PENANGGULANGAN COVID 19

Bandung, UPI  Kegiatan bantuan untuk  pandemi covid 19 terus dilakukan oleh UPI sebagai lembaga pendidikan yang peduli dengan wabah ini. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan mendistribusikan bantuan kepada rumah sakit, puskesmas dan sembako untuk para mahasiswa. Pendistribusian yang dilakukan dibantu oleh relawan mahasiswa dan juga dosen. Bantuan ini disampaikan langsung oleh dr. Lucky Angkawijaya Roring, M.Pd, AIFO dan Bapak Budi Salira Direktur Sarana dan Prasarana UPI sebagai tim satgas UPI Siaga covid 19. Program yang dilakukan oleh Satgas ini diantaranya penyaluran donasi uang, peralatan kesehatan bagi puskemas dan rumah sakit, peralatan sanitasi, sembako, dan juga jasa pemeriksaan.

Penyerahan paket alat kesehatan kepada BEM UPI dilakukan oleh dr. Lucky selaku ketua tim kesehatan satgas ini. Bantuan ini diberikan kepada rumah sakit di sekitar Bandung Raya. Sedangkan untuk sembako diberikan untuk mahasiswa. Tercatat sekitar 800- an mahasiswa yang tidak mudik, bantuan sembako yang sudah diserahkan ada sekitar 300-an Diharapkan semua mahasiswa dapat memperoleh bantuan sembako ini. Untuk distribusi menggunakan mobil pintar (MOPI) dan mobil dinas UPI juga armada motor dan tim relawan.

Sedangkan untuk APD diserahkan ke beberapa rumah sakit seperti RS Limijati, RS Sariningsih, RS Muhamadiyah dan Puskesmas Balai Kota. Kegiatan ini menggunakan pula MOPI (mobil pintar) milik PAUD Institute. Menurut Dr. Nike Kamarubiani, M.Pd yang merupakan dosen Departemen Penmas FIP UPI ini, bantuan yang didistribusikan dengan mobil MOPI ini diantaranya disampaikan ke Puskesmas Jatihandap, Puskesmas Cibeunying, Puskesmas Padasuka UPT, Yayasan Zakaria Education. Daerah yang belum diantaranya Rancaekek, Rancabolang dan Kiara Condong dan untuk wilayah Bandung lainnya dilakukan pada tahap berikutnya.

Kegiatan pendistribusian bantuan ini menjadi konsen dari satgas UPI Siaga yang juga menggalang dana dari para donatur yang memberikan sumbangan bagi masyarakat yang membutuhkan. Keterlibatan civitas akademika UPI ini sangat perlu untuk diapresiasi. Pengabdian ini menjadi ladang pahala bagi para relawan yang rela meluangkan waktu dan tenaga nya bagi masyarakat dalam menanggulangi wabah ini. Semoga wabah ini segera dapat berakhir dan warga masyarakat terhindar dari pandemi ini. Untuk donasi dapat ditransfer ke UPI Peduli di BNI No. 207575758.(HS)


Sumber : http://berita.upi.edu/24776/

Read More
Mahasiswa dan Dosen UPI Peroleh Bantuan Paket Internet Selama Masa Darurat COVID-19

BANDUNG, MENARA62.COM –  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung memberikan bantuan biaya pengganti paket internet kepada dosen dan mahasiswa. Bantuan paket internet tersebut guna membantu pembelajaran daring pada masa darurat virus korona (covid-19).

“Kami berharap  agar mahasiswa dan dosen  dapat menjalankan aktivitas pembelajaran daring dengan baik tanpa ada kendala “ kata Rektor Universitas Pendidikan Indonesia  Prof. Dr. H. Rd. Asep Kadarohman, M.Si dalam siaran persnya, Senin (6/4/2020).

Asep menuturkan baik dosen maupun mahasiswa agar  dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk mendukung pembelajaran daring.

Untuk setiap dosen dan tenaga pendidik akan mendapatkan bantuan biaya sebesar Rp200,000 per bulan sampai dengan bulan Mei.  Sedangkan untuk setiap mahasiswa akan mendapatkan bantuan biaya sebesar Rp100,000 per bulan sampai dengan bulan Mei.

Selain itu, tenaga pendidik yang bekerja di rumah juga diberikan bantuan serupa  sehingga  diharapkan dapat membantu layanan akademik maupun non akademik.

Apabila pada mas akhir bulan Mei 2020, penyebaran Covid 19 belum terkendali maka pemberian bantuan biaya paket internet akan diperpanjang sampai bulan Juni 2020.

Mekanisme pemberian dibuat sederhana. Mahasiswa tidak perlu datang ke kampus untuk mengurus program bantuan ini. Dana akan langsung ditransfer ke rekening setiap mahasiswa setelah melakukan registrasi di www. student.upi.edu Sedangkan bagi dosen dan tenaga pendidik, ditransfer ke rekening masing-masing

Sumber : http://menara62.com/mahasiswa-dan-dosen-upi-peroleh-bantuan-paket-internet-selama-masa-darurat-covid-19/

Read More
Seminar Desain Skripsi Secara Daring/Online

Tidak hanya menggelar kuliah secara online melalui Sistem Pembelajaran Online Terpadu(SPOT), Prodi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan seminar desain skripsi via online di tengah masa pencegahan penyebaran virus corona.

Read More
Perkuliahan Secara Daring/Online di Prodi Pendidikan Tata Boga

Perkembangan penyebaran Virus Corona di Indonesia yang tidak terkendali, mendorong sejumlah perguruan tinggi khususnya Universitas Pendidikan Indonesia mengambil langkah taktis dan strategis berkaitan dengan kebijakan akademik dan non akademik di perguruan tinggi. Program Studi Pendidikan Tata Boga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia sebagai kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran, pendidikan akademik, vokasi, dan/atau profesi pada tangkat program studi bergegas merespon dengan cepat terkait dengan kebijakan akadamik dan non akademik.

Merujuk pada Edaran Rektor UPI Nomor 19 Tahun 2020 Tentang Rambu-Rambu Pelaksanaan kegiatan akademik dalam masa darurat Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pelaksanaan perkuliahan, praktikum, dan Ujian Tengah Semester (UTS), program studi Pendidikan Tata Boga yang dipimpinan oleh ketua program studi beserta para dosen, dan para mahasiswa merespon dengan cepat dengan melakukan berbagai perubahan kebijakan pada tingkat program studi terkait dengan kebijakan dan program akademik dan non akademik. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring melalui SPOT dan Aplikasi Zoom.

Read More
SELAMA PANDEMIK COVID-19, UPI GULIRKAN PROGRAM KKN TEMATIK INDIVIDU

Bandung, UPI - Penyebaran virus korona atau Covid-19 yang melanda Indonesia, tidak menyurutkan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Jawa Barat. Seiring dengan gejala tersebut, selama Pandemik Covid – 19, UPI akan menyelenggarakan KKN Tematik Individu.

Hal tersebut dibahas dalam General Meeting yang diselenggarakan pada hari Rabu (15/04) oleh Rektor UPI dan dihadiri oleh semua pimpinan Unit kerja sebanyak 42 unit kerja, serta didukung oleh Tim Satgas Program UPIsiagaCOVID-19 ini menunjukkan geliat dan dinamika positif selama masa darurat Covid -19.

Sebagai salah satu universitas besar di Jawa Barat, tekad Rektor UPI ingin bahwa UPI memberikan yang terbaik untuk pemerintah, masyarakat dan agama selama pandemik Covid-19 ini. Keinginan tersebut dicetuskan dengan menggalakan sejumlah program inisiasi dan inovatif yang dibutuhkan masyarakat dan pemerintah dalam bentuk tema kegiatan UPI “Mengedukasi”. Diantaranya program yang digulirkan oleh UPI ini adalah program KKN Tematik Individu Covid-19.

Ditegaskan oleh Ketua LPPM bahwa program KKN UPI ini merupakan Program  program unggulan dari sejumah program “UPIsiagaCovid-19” yang telah terpetakan.

Dalam persiapannya maka LPPM UPI sudah menyusun panduan-panduan kegiatan KKN-Mandiri model Covid-19. Panduan-panduan ini sudah disiapkan, dan segera disesuaikan dengan dasar hukumnya. Selanjutnya dokumen panduan tersebut akan segera dikritisi oleh semua Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, demikian disampaikan oleh Ketua LPPM UPI, Prof. Ahmad.

Selanjutnya menurut koordinator kegiatan ini yaitu Dr. Katiah menjelaskan bahwa KKN UPI dengan teman KKN-Program Tematik Covid-19 ditujukan juga untuk mendukung dan mewujudan serta melayani Program Merdeka Belajar dari Kemendikbud. KKN ini bentuknya individual, dimana mahasiswa itu berada maka disitulah ia bisa melaksanakan program KKN ini.

Ditegaskan oleh Dr. Katiah bahwa KKN ini adalah KKN Special. Program-program yang ada dalam panduan semuanya serasi dan sesuai dengan kebijakan Rektor UPI. Dalam kebutuhan penilaian dan implementasi kegiatan ini akan menggunakan data-data berbasis digital yang diproses melalui format khusus. Dengan demikian semua format penilainnya sampai saat ini telah disinegiskan dengan semua koordinator kegiatan di UPI.

Tentunya pelaksanaan KKN Tematik khusus ini diharapkan bisa dilaksanakan sambil menjaga kesehatan para mahasiswa itu sendiri. Intinya KKN UPI mandiri ini akan dilaksanakan sesegera mungkin. Sampai saat ini sudah ada 66 mahasiswa yang siap melakukan kegiatan KKN yang juga siap memproduksi Masker, khususnya bagi mahasiswa dari prodi Tata Busana FPTK UPI.

Jadi itu pelaksaan KKN Mandiri ini pelaksanaannya tetap dikoordinasikan dengan tim data peserta KKN dengan Direktorat TIK untuk entry data pendaftarannya. Sekarang ini mahasiswa yang sudah tergabung dalam volunteer dalam kegiatan UPIsiagaCOVID-19 sudah berarti telah masuk kegiatan KKN. Untuk kepentingan pendataan dan pengesahaannya tinggal ditindaklanjuti dengan data dan penilaian atas perannya selama ini berdasarkan form penilaian dari LPPM.

Program kegiatan KKN Tematik ini, salah satunya juga diarahkan untuk membantu program pemerintah Jawa Barat dalam  hal Distribusi BLT. Jadi harapannya sebagaimana telah dikoordinasikan bahwa UPI memiliki target membantu Diskominfo Kota Bandung melalui kegiatan KKN Tematik ini. Sebagai contoh proyeksi dari kegiatan KKN Tematik individu ini akan diperoleh data yang valid dan pihak pemda dalam melaksanakan distribusi BLT di wilayah Jawa Barat. Dengan demikian pemenuhan data yang valid akan sangat dibutuhkan dan itu akan dibantu melalui program KKN tematik dari LPPM UPI. 

Sumber : http://berita.upi.edu/25131/


Read More
Menu Sahur dan Buka Puasa untuk Jaga Imunitas di Tengah Pandemi Corona

Jakarta - Beberapa hari ke depan kita akan memasuki bulan Ramadhan. Namun puasa kali ini akan berbeda karena dijalani sata pandemi virus corona.

Biasanya saat puasa, imunitas tubuh kita akan menurun. Hal ini tidak baik dalam keadaan pandemi virus corona. Dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc, Sp.GK dalam sebuah diskusi online, Rabu (22/4/2020) memberikan menu sahur dan buka puasa untuk jaga imunitas tubuh di tengah pandemi corona.

Menurut dr Tirta, untuk menjaga agar fungsi kekebalan tubuh kita tetap baik, makanan pada saat sahur dan berbuka harus mengandung cukup energi, protein, vitamin, dan mineral. Selain itu, kita harus Mengurangi asupan karbohidrat sederhana seperti gula dan sirop, mengurangi gorengan, dan makanan dengan lemak jenuh yang tinggi, seperti jeroan dan santan.

"Protein juga harus dipenuhi. Sumber terbaik adalah white meat seperti unggas, ikan, dan telur," ujar dr Tirta.




Kemudian vitamin dan mineral bisa didapatkan dari sayur dan buah-buahan berwarna. Semakin bervariasi warnanya, maka akan semakin tinggi asupan vitamin dan mineral. Dr Tirta juga menyarankan untuk menu buka puasa di Indonesia biasanya buka puasa dengan gorengan dan teh manis. Dia menyarankan berbuka puasa dengan 3-7 butir kurma, buah, dan air putih.

"Rasul saja menyarankan kita berbuka puasa dengan kurma. Rasul tidak menyarankan kita berbuka puasa dengan teh manis dan minum sirop. Karena di teh manis ada gula," kata dr Tirta.

Saat sahur, kita juga jangan merasa harus makan banyak. Misalnya harus makan banyak karena akan puasa. dr Tirta menyarankan untuk makan secukupnya dan hindari gula dan lemak tinggi.

Untuk minum air putih, dr Tirta menyebut tidak perlu minum air banyak-banyak. Minum air putih disesuaikan yakni saat buka puasa, mau makan, setelah makan, dan menjelang tidur.

"Cairan merupakan masalah yang kita hadapi saat puasa. Saat puasa kita kerap terkena dehidrasi jadi ada anggapan harus banyak minum. Minum yang kita butuhkan saja," tuturnya.

Jadi, kata dr Tirta, puasa selain ibadah juga merupakan gaya hidup. Gaya hidup yang baik bisa dirusak dengan mengonsumsi makanan yang salah.

"Karena itu, terapkan pola konsumsi yang benar. Buka puasa bukan momen balas dendam untuk penuhi yang hilang. Puasa unuk penguatan pengendalian diri kita," ucap dr Tirta.

Sumber : https://food.detik.com/info-sehat/d-4986622/menu-sahur-dan-buka-puasa-untuk-jaga-imunitas-di-tengah-pandemi-corona

sahur                  Menu sahur dan buka puasa/Foto: Getty Images/iStockphoto/ferozeea

Read More
Kebijakan dan Penelitian Perguruan Tinggi untuk Hadapi Pandemi Covid-19

Siaran Pers

Nomor: 038/Sipers/IV/2020

Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI melalui telekonferensi daring, Rabu (22/4). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, serta dihadiri anggota Komisi X dan beberapa Perguruan Tinggi Swasta. Dengan agenda yakni pandangan maupun kebijakan pendidikan terkait dampak pandemi Covid-19, dan pemanfaatan penelitian di perguruan tinggi terkait dampak pandemi Covid-19.

Nizam melaporkan dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan ini, pihaknya berupaya mendorong dan berfokus pada kebijakan program menghadapi pandemi Covid-19. Beberapa langkah strategis telah dilaksanakan, seperti mengeluarkan surat edaran untuk para ASN dan pekerja lainnya agar bekerja dari rumah. Perguruan tinggi di semua daerah juga diimbau melaksanakan pembelajaran secara daring dari rumah.

“Kami telah melakukan refocusing anggaran untuk mendukung program 13 Fakultas Kedokteran (FK) dan 13 Rumah Sakit Pendidikan (RSP) sebagai test center serta melayani pasien Covid-19. Pengadaan 60.000-80.000 APD dan 150.000 Reagen Covid-19 melalui diplomatic channel dan Kerja Sama dalam negeri,” jelasnya.

Nizam menyampaikan bahwa pihaknya melakukan penguatan platform pembelajaran daring, dan melakukan negosiasi dengan pihak penyedia jasa internet untuk membebaspulsakan laman pendidikan dan paket internet ramah kantong untuk para mahasiswa. Ditjen Dikti juga memberikan dukungan untuk mahasiswa yang tidak mampu melalui 400.000 KIP-K untuk dapat diakses mahasiswa.

“Kami sudah meminta internet provider untuk memberikan akses gratis pada URL pembelajaran Kemendikbud dan perguruan tinggi yang terdaftar,” ujar Nizam.

Ditjen Dikti telah memberikan beberapa fasilitas untuk menunjang pembelajaran secara daring, mulai dari PJJ, INHERENT, ID-REN, SPADA, kerja sama dengan operator layanan internet, kerja sama dengan content provider, serta melakukan kerja sama dengan beberapa platform owner yaitu, Indonesia Cyber Education, Universitas Terbuka, Google Suite, Nvdia-Artificial Intelligence Courses, Amazon web services.

Beberapa penelitian riset yang dilakukan perguruan tinggi untuk menghadapi covid-19 antara lain:

  1. Face shield
  2. APD
  3. Hand Sanitizer
  4. Public Sanitized Hand Wash
  5. Filter Udara
  6. Sterilisasi dan Disinfeksi
  7. Respirator dan Ventilator
  8. Big Data Analytics
  9. Deep learning based non RNA detection

“Saya sangat berterima kasih kepada perguruan tinggi, karena bersemangat ikut andil dalam berinovasi pada penelitian untuk penanganan Covid-19, saya harap semakin banyak lagi inovasi dan saling gotong rotong yang dilakukan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk membantu penanganan covid-19,” harap Nizam.

Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pun tidak luput mendapatkan perhatian dari Dikti, Nizam mengatakan pemerintah hadir dengan memberikan bantuan APD, Reagen dan KIP-K sebesar 40%. Hal itu bertujuan untuk membantu meringankan beban para mahasiswa dan orang tua mereka menghadapi covid-19, dan juga untuk menjaga para mahasiswa tetap mendapatkan akses pendidikan tinggi.

Terakhir Nizam menyampaikan indeks survei terkait pembelajaran secara daring yang sudah berjalan kurang lebih dalam waktu satu bulan. Sebanyak 237.193 responden mahasiswa, 94,73% sudah melakukan pembelajaran secara daring. Dalam pelaksanaannya masih banyak kendala mulai dari koneksi internet, aplikasi yang digunakan, kualitas penyajian dan fasilitas. Diharapkan kepada seluruh perguruan tinggi untuk saling berbagi modul pembelajaran dan memperkuat konsep merdeka belajar dalam pembelajaran secara daring. (YH/NH/DZI/MYG)

Humas Ditjen Dikti
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Read More
CNN Indonesia - Cegah Corona, UPI Larang Dosen Ajukan Cuti dan Mudik

Jakarta, CNN Indonesia -- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung untuk sementara melarang dosennya mengajukan cuti dan mudik ke luar kota guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Kami dengan berat hati mengambil keputusan ini. Kami berharap kebijakan ini dapat mengurangi resiko staf terkena Covid-19," ujar Rektor UPI, Asep Kadarohman lewat keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (16/4).
Kebijakan itu diambil menindaklanjuti status darurat nasional Covid-19 yang ditetapkan Presiden Joko Widodo lewat Surat Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2019, serta larangan mudik atau bepergian ke luar kota yang ditetapkan MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo lewat Surat Edaran Nomor 46 tahun 2020.

Sementara, jika mudik atau bepergian terpaksa harus dilakukan, tenaga pendidik atau dosen harus mendapat izin dari pimpinan unit kerja, atas delegasi dari wakil rektor bidang keuangan, sumber daya, dan administrasi umum.

Sedangkan untuk aturan cuti, dijelaskan Asep, bisa dikecualikan bagi dosen atau tenaga pendidik dalam kondisi sakit, hendak melakukan proses persalinan, atau alasan penting lainnya.

"Cuti karena alasan penting, hanya diberikan terbatas dengan alasan salah satu anggota keluarga inti dosen atau tenaga pendidik, sakit keras atau meninggal dunia," jelasnya.

Hasil survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mencatat masih banyak warga perantau yang akan melakukan mudik di tengah wabah virus corona. Hasil riset bertajuk Survei Persepsi Masyarakat terhadap Mobilitas dan Transportasi itu menyebutkan sebanyak 43,78 responden memilih tetap mudik, sementara 56,22 persen menyatakan tidak akan mudik.

Riset ini dilakukan LIPI kepada 3.853 responden setelah dilakukan pembersihan data dari 5.173 responden. Survei dilakukan secara daring lewat media sosial pada 28-30 Maret 2020. Pengambilan data dilakukan secara sampel kuota (quota sampling).

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200416134651-20-494160/cegah-corona-upi-larang-dosen-ajukan-cuti-dan-mudik

Read More
HUMAS/ULT/ PPID UPI MELAKUKAN KOLABORASI DENGAN FPTK DALAM PENGELOLAAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

Bandung, UPI

Dalam melakukan tugas dan fungsinya Humas/ULT/PPID melaksanakan Kegiatan Pendampingan yang merupakan suatu bentuk strategi inovasi dan kolaborasi dalam mengoptimalkan Pengelolaan Pelayanan Informasi Publik; antara Humas/ULT/PPID bersama FPTK UPI. Kegiatan Pendampingan Humas/ULT/PPID ini, dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPTK UPI, Dr. Ana, S.Pd., M.Pd, Selasa, (11/02/20) di Ruang Rapat Dekan lantai 1, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, UPI.

Dr. Yana Setiawan, M.M, yang merupakan Kasi Hubungan Lembaga yang mewakili kantor Humas UPI, menyampaikan sinergi dan kolaborasi serta kemudahan akses dalam mendapatkan informasi dan dokumen melalui website PPID (ppid.upi.edu); dan website ULT (ult.upi.edu). Selain itu pula disampaikan bahwa saat ini terdapat  kemudahan dalam membuat berita (press release) melalui website Humas (humas.upi.edu), yang dapat diakses melalui SSO (Single Sign On) yang telah dimiliki oleh dosen, mahasiswa ataupun tenaga kependidikan (tendik). SSO ini dapat digunakan pula untuk masuk ke website humas pada berita upi edu, untuk membuat release berita yang dilakukan pada masing-masing Unit kerja di lingkungan UPI. Informasi terkait hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pendampingan ini.

Jaka Falah S.Sn., M. Pd, selaku perwakilan dari team ULT/PPID UPI memaparkan tentang: (1) Keterbukaan Informasi Publik; (2) Presentasi Indikator Pemeringkatan PPID dari KIP RI; (3) Mengecek Kelengkapan Data untuk Persiapan Pemeringkatan PPID berdasarkan Indikator dari KIP RI; (4) Mengenalkan website PPID (ppid.upi.edu); (5) Mengenalkan website ULT (ult.upi.edu).

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang dilakukan oleh tim Humas/ULT/PPID sebagai monitoring dan evaluasi; melalui Indikator Pengembangan website dari KIP RI, guna mengoptimalkan keterlaksanaan Pengelolaan Pelayanan Informasi Publik; bersama Humas/ULT/PPID bersama FPTK UPI.

Dr. Ana, S. Pd., M. Pd, menyampaikan kesiapan FPTK UPI untuk bersinergi dan berkolaborasi bersama Humas/ULT/PPID UPI. Beliau juga menyampaikan rencana di akhir februari, akan louncing bilingual pada website FPTK UPI dan di setiap Departemen/Program Studi sudah ada penanggungjawab website yang telah mengembangkan layanan publik berbasis media sosial.

Dr. Ana, S.Pd., M.Pd (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPTK UPI), mengucapkan terima kasih kepada tim Humas/ULT/PPID UPI atas Kegiatan Pendampingan ini. Kegiatan Pendampingan Humas/ULT/PPID yang diikuti sekitar 15 peserta yakni Pimpinan Departemen/Program Studi, Dosen, LO dan Pengembang website FPTK. Respon yang positif dari para pimpinan FPTK ini diharapkan akan lebih meningkatkan sinergi dalam memajukan UPI untuk lebih baik. (JKF).

Sumber : http://berita.upi.edu/25317/

Read More
Sosialisasi Prodi Pendidikan Tata Boga

Serang - Banten. Terjadinya persaingan yang ketat dalam mendapatkan calon mahasiswa terjadi karena banyaknya bermunculan perguruan tinggi, berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki masing masing perguruan tinggi akan dilakukan semaksimal mungkin, untuk menghadapi persaingan tersebut, jadi sangat penting bagi perguruan tinggi melakukan branding atau sosialisasi guna untuk mengenalkan kampus mereka.

Selain melakukan kegiatan Pelatihan bagi Guru, Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga juga melakukan Sosialisasi terkait profil Prodi Pendidika Tata Boga kepada Siswa Siswi SMK Negeri 1 Serang. Kegiatan sosialisasi berlangsung lancar, sambutan dari para guru juga baik, minat siswa terhadap prodi Pendidikan Tata Boga cukup besar. Kegiatan sosialisasi diisi dengan penjelasan tentang Prodi, kegiatan perkuliahan, sistem perekrutan, beasiswa yang di tawarkan,dan beberapa prestasi yang telah diraih oleh prodi Pendidikan Tata Boga baik tingkat regional, nasional maupun tingkat internasional.




Read More
Hotline Covid-19 Untuk Mahasiswa UPI

Pemerintah khususnya Kota Bandung telah mensosialisasikan pusat panggilan (call center) untuk pusat bantuan dan informasi terkait penanggulangan dan pencegahan virus corona atau covid-19. Masyarakat bisa menghubungi nomor 112 atau 119 kapan pun jika memerlukan bantuan. Begitupun dengan Universitas Pendidikan Indonesia, membagikan/ mensosialisasikan beberapa nomor diperuntukan bagi mahasiswa UPI yang mengalami gejala Covid-19. Sekertariat Hotline Covid-19 ini berlokasi di Gedung University Center Lt.1 Jln. Dr Setiabudhi No.229, Universitas Pendidikan Inonesia. Berikut hotline yang bisa dihubungi :



Read More
PELANTIKAN PENGURUS BEM HIMA PKK PERIODE 2019-2020

Kegiatan pelantikan pengurus BEM HIMA PKK merupakan kegiatan peresmian jabatan pengurus BEM HIMA PKK. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 25 April 2019 dari pukul 16.00-17.30. Kegiataan ini dihadiri oleh Ibu Dr. H. Sri Subekti M.Pd sebagai ketua Departemen PKK, Dosen Kemahasiswan Pendidikan Tata Boga, Dosen Kemahasiswaan Pendidikan Tata busana, dan Dosen Kemahasiswan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Ketua DPA HIMA PKK, Ketua BEM HIMA PKK beserta 122 terpilih.

Pengurus BEM HIMA PKK merupakan mahasiswa terpilih. Sebelum pelantikan ini dilaksanakan Nurul Mujahidah Qolbi sebagai ketua BEM HIMA PKK terpilih beserta tim formatur melakukan penyeleksian berkas dan wawancara terlebih dahulu. Pendaftaran pengurus BEM HIMA PKK dilaksanakan secara terbuka dan tim melakukan penyeleksian selama 2 pekan. Kemudian terpilihlah pengurus BEM HIMA PKK yang berjumlah 122 orang.

Pengurus BEM HIMA PKK berjumlah 122 orang, yang terdiri dari Sekretaris Umum, Ketua Biro Rumah Tangga beserta 2 anggota, Ketua Biro Administrasi beserta 1 anggota, Bendahara Umum, Ketua biro keuangan beserta 2 anggota, Ketua biro kewirausahaan beserta 4 anggota Ketua Bidang PSDO, Ketua Biro Kaderisasi beserta 15 anggota, Ketua Biro Litbang beserta 10 anggota, Ketua Bidang Pendidikan, Ketua Biro Kajian Ilmu beserta 8 anggota, Ketua Biro Perpusatakaan beserta 7 anggota, Ketua Bidang Kerohanian, Ketua Biro BMT beserta 6 anggota, Ketua Biro Syiar beserta 8 anggota, Ketua Bidang Kesejahteraan, Ketua Biro Minat Bakat beserta 9 anggota, Ketua Biro advokasi beserta 8 anggota, Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi, Ketua Biro Mikasi beserta 10  anggota, dan Ketua Biro humas beserta 11 anggota.

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat, kegiatan ini dibuka oleh Ibu Dr. Sri Subekti M.Pd sekaligus membuka secara resmi kemudian dilanjut dengan pembacaan SK kepengurusan oleh Nurul Mujahidah Qolbi sebagai Ketua BEM HIMA PKK periode 2019-2020 dan ditutup dengan pembacaan janji anggota oleh seluruh pengurus BEM HIMA PKK periode 2019-2020. Secara umum, kegiatan ini dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar.

 

 

Read More
PENERIMAAN ANGGOTA BIASA BEM HIMA PKK 2019 LEADERSHIP IMPROVEMENT “ANTARIKSA”

PAB (Penerimaan Anggota Biasa) merupakan puncak dari rangkaian alur kaderisasi untuk mahasiswa baru Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Dimana, dalam kegiatan ini mahasiswa baru dilantik menjadi anggota biasa yang semula baru menjadi anggota mula. PAB tahun 2019 ini mengusung tema Antariska. Antariska merupakan gabungan dari 2 kata yakni antar dan riska.  Kata antar sendiri diambil dari bahasa sansekerta artinya berani sedangkan riksa diambil dari bahasa sunda yang artinya menjaga. Jadi, Antariksa berarti membangun kader yang berani dan mampu menjaga nama baik Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga.

 Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yakni hari Sabtu, 7 Desember  2019 sampai hari Minggu, 8 Desember 2019 yang bertempat di Detasemen Kavaleri Berkuda, Parongpong.  Kegiatan ini diikuti oleh 110 mahasiswa yang merupakan gabungan dari mahasiswa baru dan panitia (anggota BEM HIMA PKK) dan dihadiri pula oleh Ketua Departemen serta Dosen Kemahasiswaan.

Sebelum hari H kegiatan PAB, mahasiswa baru diberi pembekalan terlebih dahulu terkait medis dan persiapan berkemah seperti pertolongan pertama untuk orang yang cedera, pingsan, asma, alergi dingin serta penyakit lainnya yang mungkin bisa kambuh ketika kegiatan, cara mendirikan tenda, menyalakan kompor mawar dan packing barang-barang di tas carier yang tepat.

Saat hari H, terdapat beberapa rangkaian acara selama dua hari tersebut.  Pada hari pertama sesampainya di lokasi, dilakukan kegiatan reboisasi terlebih dahulu dengan menanam benih pohon.  Selanjutnya ada pematerian dari TNI mengenai kedisiplinan, bukan hanya disiplin dalam waktu tapi juga disiplin dalam sikap. Banyak hal yang diajarkan, seperti pbb, sikap duduk, cara makan, pergerakan dan lainnya. Diharapkan materi ini menjadi bekal ilmu yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari terutama saat kuliah.

Terdapat pula penampilan seni, FGD serta orasi dari mahasiswa baru, ditujukan untuk membangun jiwa kritis serta kepercayaan diri untuk tampil dan mengemukakan pendapat di depan umum. Malam keakraban, sesuai dengan namanya kegiatan ini dimaksudkan agar semakin menguatkan persaudaraan sesama peserta (mahasiswa angkatan 2019) serta lebih mengenal himpunan PKK.

Selain itu, ada games-games yang seru dan edukatif. Banyak nilai yang coba diselipkan dalam games tersebut seperti nilai kejujuran, keberanian, kerja sama, tanggung jawab, empathy, kreativitas dan lain sebagainya.

Dalam kegiatan ini, bukan hanya dikuatkan secara fisik dan emosional tapi juga spiritualnya. Mulai dari sholat fardu berjamaah, tadarus bersama bada magrib dan bada subuh, kultum, dzikir pagi dan sore serta shalat tahajud.

Terakhir, acara ini ditutup dengan penyematan syal pink sebagai tanda penerimaan menjadi anggota biasa BEM HIMA PKK serta pengumuman kader, kelompok dan penampilan terbaik. Secara umum, kegiatan ini dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar. 

Read More
INAUGURASI MAHASISWA DEPARTEMEN PKK ANGKATAN 2019

Inaugurasi merupakan salah satu wadah bagi para mahasiswa baru untuk mengekplorasi kemampuan dan menjadi salah satu media untuk memperkenalkan program studi yang ada di Universitas Pendidikan Indonesia salah satunya Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Termasuk didalamnya program studi yang diperkenalkan adalah Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Pendidikan Tata Boga, dan Pendidikan Tata Busana. Adapun inagurasi ini juga merupakan sebuah program rutin yang dilaksanakan oleh mahasiswa baru sebagai tahap akhir dari rangkaian dan alur kaderisasi tiap tahunnya. Kegiatan ini merupakan rangkaian alur kaderisasi lanjutan untuk mahasiswa baru. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari alur kaderisasi sebelumnya diama kegiatan ini dislenggarakan langsung oleh mahasiswa baru Departemen PKK.

Kegiatan ini dilaksanakan hari Minggu, tanggal 23 Februari 2020 pukul 08.00-14.30 di Gedung Amphitheter UPI. Kegiatan ini mengusung tema “Lembuswana”. Dengan diberinya nama “Lembuswana” yang memiliki makna falsafah paksi liman gangga yakso yang berarti “seyogyanya seseorang memiliki sifat-sifat mulia pengayom rakyat” diharapkan mahasiswa-mahasiswi Departemen pendidikan Kesejahteraan Keluarga dapat menjadi seseorang yang mampu mengayomi orang-orang di lingkungan sekitarnya dengan segala kemampuan yang dimiliki sekaligus dapat menjadi pelopor dalam menjaga keberagaman budaya, suku, dan adat yang ada di Indonesia.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar . kegiatan dibuka secara resmi oleh Ibu Dr. Sri Subekti M.Pd. Kegaiatan ini diisi dengan seminar kewirausahaan, penampilan seni dari mahasiswa Departemen PKK, Fashion show dana mahasiswa Pendidikan Tata Busana, dan dilengkapi dengan stand karya prodi Pendidikan Tata Boga, Pendidikan Tata Busana dan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga.

Terakhir, acara ini ditutup dengan pengumuman keterangan lulus kaderisasi bagia mahasiswa baru serta pengumuman kader terbaik. Secara umum, kegiatan ini dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar. 

                                                           (Pengumuman Lulus Kaderisasi)

 

Read More
SE. Ujian Akhir Program Pendidikan Diploma D3 dan Sarjana S1 Semester Genap Tahun Akademik 2019-2020 serta wisuda UPI Gelombang II Tahun 2020

Surat Edaran Ujian Akhir Program Pendidikan Diploma D3 dan Sarjana S1 Semester Genap Tahun Akademik 2019-2020 serta wisuda UPI Gelombang II Tahun 2020

Read More
Keluarga Besar Pendidikan Tata Boga Mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1441 H

Marhaban ya Ramadhan ! Ketua Prodi, Dr. Yulia Rahmawati, M.Si beserta segenap Keluarga Besar Pendidikan Tata Boga Mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1441 H. Bagi seluruh Warga Boga yang menjalankannya.
Tetap sehat dan produktif dengan belajar di rumah, bekerja di rumah dan beribadah di rumah untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

Read More
Keterlibatan Beberapa Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga dalam BHAKTI PERGIZI PANGAN selama Pandemi Covid-19 dan Bulan Suci Ramadhan

Pemerintah dan berbagai pihak di negara kita sudah melakukan upaya terutama dari segi edukasi dan pelayanan pemeriksaan Covid-19, serta kebijakan membatasi sebaran penyakit tersebut. Pergizi Pangan Indonesia dan jajaran di berbagai daerah di Indonesia turut peduli dan berkontribusi sesuai kompetensi anggotanya dalam upaya promotif dan preventif dari segi gizi dan pangan.Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia, Prof Dr Hardinsyah MS mengatakan bahwa “Upaya ini dilakukan melalui Layanan Edukasi dan Konsultasi Online Pangan Aman Bergizi dan Hidup Bugar (LEKA BERGIZI BUGAR) melalui daring (online) khususnya melalui Web, WhatsApp, dan telepon, yang sejalan dengan prinsip physical distancing di era 4.0 sehingga dapat memberikan layanan yang lebih luas ke semua daerah di Indonesia selagi internet bisa diakses,” (Sumber :Tribunnews.com)

Anggota Pergizi Pangan Indonesia untuk wilayah Jawa Barat terdapat beberapa dosen dari Prodi Pendidikan Tata Boga yang ikut serta terlibat sebagai konsultan dalam kegiatan ini, diantaranya adalah : Dr.Hj. Ai Nurhayati, M.Si, Dr. Hj. Rita Patriasih, S.Pd, M.Si, dan Dr. Cica Yulia, S.Pd, M.Si. melalui program ini diharapkan masyarakat dapat dengan mudah menambah pengetahuan tentang mengolah makanan yang aman, bergizi dan cara hidup bugar tanpa harus keluar rumah, di dapur bersama anggota dan makan bersama makanan yang berzi, sehat dan hemat sehingga tercegah dari gizi kurang dan gizi lebih.

Read More
UPI LUNCURKAN TV BERBASIS DIGITAL DAN LIVE CAMPUS JOURNALIST

Bandung, UPI

Kantor Hubungan Masyarakat (Humas), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada Selasa (28/04/2020) melakukan Soft Launching TVUPI. TVUPI merupakan televisi berbasis digital yang siarannya dapat diakses melalui internet.

TVUPI memiliki tiga kanal utama, yakni: 1 kanal siaran TV 24 jam/hari nonstop, dan 2 kanal siaran Live Campus Journalist (LCJ). Pada kanal utama, masih dilakukan siaran percobaan yang menampilkan siaran-siaran internal UPI dan beberapa siaran rekanan dari media lain. Sementara itu, dua kanal siaran dapat menampilkan liputan langsung dari kontribusi LCJ. LCJ merupakan liputan langsung dari para kontributor yang ditampilkan live streaming dari kanal LCJ. Saat ini ketiga kanal tersebut dapat diakses melalui laman http://humas.upi.edu/upi-tv (TVUPI 1) dan http://humas.upi.edu/tv-upi-tv (TVUPI 2).

Pada kegiatan Soft Launching terdapat beberapa siaran langsung real time Work From Home dan siaran di lingkungan kampus. Kegiatan dibuka oleh pembawa acara Dr. Isah Cahyani, M.Pd. dan Kepala Humas UPI, Prof. Dr. Deni Darmawan, M.Si, MCE. Kemudian dilanjutkan dengan doa oleh Ust. Aam. Kemudian terdiri dari beberapa sambutan, yakni Dr. Yuliawan Kasmahidayat (mantan Kepala Humas UPI), Dr. Ahmad Bukhori (Kepala OIER), Dr. Alain Kiyindou (Bordeaux University, Perancis).

Kemudian setelah beberapa sambutan, dilanjutkan peresmian TVUPI melalui LCJ oleh Prof. Dr. R. Asep Kadarohman, Rektor UPI langsung dari Gedung Isola. “Harapan besar untuk berjalannya TVUPI ini, semoga ke depn TV ini dapat diterima seluruh segmen pemirsa. Selain itu, TV ini dapat memberikan banyak manfaat serta menyajikan tayangan-tayangan yang bermutu untuk dapat mengedukasi masyarakat, ungkap Asep dalam sambutannya.

Kemudian dilanjutkan sambutan dari Prof. Dr. Aim Abdulkarim (Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Sistem Informasi. Dalam sambutannya, Aim menyebutkan “semoga dengan hadirnya TVUPI ini, masyarakat mendapatkan tayangan yang bermanfaat, tayangan yang mendidik, dan tayangan yang dapat menginspirasi”.

Uji coba LCJ juga dilakukan di beberapa lokasi berbeda, yakni oleh Alumni UPI di Turki dan Jepang, juga dilaksanakan oleh mahasiswa UPI yang sedang memproduksi Ventilator untuk Penanggulangan Covid-19 di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kegiatan ditutup dengan wawancara eksklusif Kepala Humas UPI dengan Prof. Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd. (Direktur BPPU). Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih empat jam dan mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak baik internal UPI, maupun eksternal. (JN)

Sumber : http://berita.upi.edu/25342/

Read More
KELUARGA BESAR UPI BEDUKA ATAS WAFATNYA PROF. DR (H.C) DRS. H. NU’MAN SUMANTRI, M.SC

Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un

Civitas Akademika Universitas Pendidikan Indonesia turun berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Prof. Dr (H.C) Drs. H. Nu’man Sumantri, M.Sc. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman dan ketabahan. Prof. Dr (H.C) Drs. H. Nu’man Sumantri, M.Sc merupakan Rektor IKIP Bandung Sekarang Universitas Pendidikan Indonesia Periode 1978-1987. Lahir di Tasikmalaya pada tanggal 15 Maret 1932 dan sekarang usia 88 tahun. Meninggal pada Hari Minggu, 3 Mei Tahun 2020 dirumah duka dijalan Suryasumantri. Prof. Dr (H.C) Drs. H. Nu’man Sumantri, M.Sc, merupakan guru besar pada Juruan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia.

Almarhum tercatat sebagai Rektor keempat IKIP Bandung sekarang Universitas Pendidikan Indonesia, dan merupakan pimpinan keenam Kampus UPI sejak bernama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru ( PTPG). Almarhum Prof. Dr (H.C) Drs. H. Nu’man Sumantri, M.Sc meninggalkan 5  orang putra putri, 11 orang Cucu dan 4 orang cicit. Alamrhum tiba dirumah duka pada dini hari tanggal 3 Mei 2020. Secara resmi Jenazah dibawa ke masjid Al-Furqon untuk dishalatkan. Kegiatan Shalat Jenazah dipimpin Dr. H. Edi Suresman, M.Pd selaku Ketua DKM Mesjid Al-Furqon UPI. Kegiatan diawali dengan penyamapaian sambutan dan pembacaan riwayat singkat  Dr. H. Agus Mulayana, M.Hum selaku Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) dilanjutkan dengan sambutan Rektor UPI Prof. D. Asep Kadarohman, M.Si. Sejumlah pimpinan UPI turut hadir dalam acara shalat jenazah dan proses pemakaman.

Berdasarkan penuturan Dekan FPIPS dan Rektor UPI, Prof. Dr (H.C) Drs. H. Nu’man Sumantri, M.Sc memiliki kepribadian yang santun dan bersahaja serta menjadi teladan bagi para tenaga dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia. Almarhum Prof. Dr (H.C) Drs. H. Nu’man Sumantri, M.Sc semasa kepemimpinanya menjadi teladan bagi Civitas Akademika UPI. Sejumlah kebijakan pernah diambil sejak IKIP Bandung. Beliau yang mencetuskan dan membuat motto Universitas Pendidikan Indonesia yaitu ilmiah edukatif dan religius. Beliau mendirikan secara langsung Mesjid Al-Furqon Universitas Pendidikan Indonesia.

Sumber : http://berita.upi.edu/25590/


Read More
SEMINAR DESAIN SKRIPSI SECARA ONLINE DI PRODI PENDIDIKAN TATA BOGA

Seorang mahasiswa prodi Pendidikan Tata Boga, Departemen PKK, FPTK UPI, Dekha Ramtanu mengikuti ujian skripsi secara daring menggunakan aplikasi Zoom di Sungailiat, Bangka , Rabu (13/5/2020).  Prodi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia menerapkan ujian skripsi secara daring untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. 

Desain Skripsi dengan judul “Penyelenggaraan Makanan Pada Masyarakat Suku Dayak Hindu Budha Bumi Segandhu Indramayu” dipersentasikan Dekha melaui Zoom yang dihadiri oleh dosen pembimbing yaitu Dra. Atat Siti Nurani, M,Si dan Dr. hj. Rita Patriasih, M.Si. Hadir juga para partisipan pada seminar desain skripsi saat itu yaitu Dr. Ade Juwaedah, M.Pd, Dr. Yulia Rahmawati, M.Si dan Dr. Hj. Ai Nurhayati, M.Si.

Dekha juga mengungkapkan perasaannya saat seminar desain skripsi seperti yang pastinya hampir sama sebagai mahasiswa umumnya yang ada rasa grogi, membayangkan pertanyaan penguji atau partisipan, apakah bisa menjawabnya atau tidak. Selain itu juga yang sangat dibutuhkan adalah dukungan, doa dan semangat.

“Yang dipersiapkan Dekha sebelum mengikuti seminar desian yaitu berkas draf desain skripsi secara lengkap mulai dari, ppt, artikel, buku pendukung, peralatan laptop, Hp dan pastinya kuota internet. Kendala yang dihadapi Dekha pada saat itu adalah  koneksi internet karena ketika sinyal itu kurang stabil maka terjadi kendala saat seminar desain skripsi berlangsung, sedikit kurang bisa memahami apa yang menjadi masukan atau komentar dari pembimbing dan partisipan,namun komunaksi intens melaui WA atau Telfon dilakukan Dekha sebagai solusi untuk lebih memahami masukan dan komentar dari Pembimbing dan Partisipan guna menghasilkan skripsi yang lebih baik lagi  ”ujar Dekha.


Read More
PROF. DR. M. SOLEHUDDIN, M.PD., M.A REKTOR UPI MASA BAKTI 2020-2025

Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan tahap akhir rangkaian kegiatan pemilihan Rektor masa bakti 2020-2025 pada tanggal 15 Mei 2020 di Gedung Ahmad Sanusi UPI Jl. Setiabudi 229 Bandung. Pada tahap ini, penyajian kertas kerja Calon Rektor UPI diselenggarakan dalam Sidang Pleno Khusus Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kegiatan diikuti oleh tiga Calon Rektor berdasarkan pemilihan dan pertimbangan Senat Akademik UPI dalam Sidang Pleno tanggal 22 April 2020. Tiga Calon Rektor tersebut telah ditetapkan oleh MWA UPI Nomor 10/KEP/MWA UPI/2020 tentang Penetapan Calon Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Masa Bakti 2020-2025 tertanggal 5 Mei 2020. Ketiga Calon Rektor UPI tersebut adalah Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A, Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A serta Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A.

Sidang Pleno Khusus MWA kali ini berbeda dengan sidang pleno sebelumnya, karena sidang ini terselenggara di tengah pandemic Corona Virus Desease (Covid) 19. Oleh karena itu, penyelenggaraannya sangat memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebarluasan Covid 19, memiliki rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat serta mendapat Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dari KAPOLDA Jawa Barat. Pimpinan dan peserta sidang serta panitia yang membantu secara teknis di sidang pleno harus menjalani rapid test Covid 19 dengan hasil negatif untuk memasuki gedung, mencuci tangan, memakai masker, dan sarung tangan, serta jarak tempat duduk diantara peserta sekitar 2 meter.Untuk memberikan keterbukaan informasi jalannya sidang Pleno ini, panitia menyiarkan juga secara langsung (live) melalui Streaming Youtube dan LCJ TVUPI yang dapat disaksikan oleh seluruh civitas akademika UPI, publik eksternal pada laman yang difasilitasi oleh kantor Hubungan Masyarakat di (1) http://upi.edu/humas/tv-upi ; (2)  lamanhttps://www.youtube.com/watch?... bfI& feature=youtu.be; dan (3) Disamping itu untuk memediasi kehadiran anggota MWA yang ada di rumah masing-masing  maka Direktorat TIK UPI menyediakan zoom meeting sebagai saluran penyampaian hak suara ke sistem E-voting yang disiapkan panitia. 

Kegiatan diawali dengan pembacaan tata tertib pelaksanaan Sidang Pleno Khusus MWA UPI oleh DraArciana Damayanti, M.M. Setelah pimpinan dan peserta sidang memasuki ruang sidang, menyanyikan lagu Indonesia Raya dipimpin oleh Prof. Juju Masunah, M.Hum., Ph.D. Kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno yang dipimpin secara langsung oleh Jenderal TNI (Purn.) Agum Gumelar, M.Sc selaku Ketua MWA UPI dan ProfDrIdrus Affandi, SH selaku Sekretaris MWA UPI.  Pembacaaan do’a dipimpin oleh DrUdin SupriadiM.Pd. Pembacaan SK Penetapan Calon Rektor oleh Prof. Dr. Idrus Affandi, SH selaku sekretaris MWA UPI. Penyajian kertas kerja para calon rektor UPI berisi visi, misi, motivasi menjadi calon rektor,  strategi dan program yang dikembangkan oleh masing-masing calon Rektor UPI.Penyajian pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Didi Sukyadi, MA dengan judul “Merespon Perubahan, Membangun Peradaban”.  Penyajian kedua disampaikan oleh Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A yang memaparkan tentang “Membangun UPI masa depan menuju universitas berkelas dunia di bidang pendidikan.” Penyajian ketiga oleh Prof. Dr. M.  Solehuddin, M.Pd., MA yang memaparkan tentang “UPI untuk kemajuan bangsa melalui kampus merdeka.”

Setelah penyajian kertas kerja selesai dilaksanakan, sidang pleno dilanjutkan untuk mengagendakan pemilihan rektor melalui sistem e-voting oleh jajaran MWA UPI. MWA merupakan organ universitas yang berfungsi untuk mewakili kepentingan pemerintah dan kepentingan masyarakat. Beranggotakan 21 orang yang mewakili unsur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Rektor, Senat Akademik, masyarakat dan Tenaga Kependidikan. Berdasarkan Pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2014 tentang Statuta Universitas Pendidikan Indonesia, Majelis Wali Amanat bertugas untuk (a) Menetapkan kebijakan umum UPI; (b) Mengesahkan rencana pengembangan jangka panjang, rencana strategis, serta rencana kerja dan anggaran tahunan; (c) Melaksanakan pengawasan dan pengendalian umum atas pengelolaan UPI; (d) Menangani penyelesaian tertinggi atas masalah-masalah yang ada di dalam UPI; (e)Melakukan penjaringan calon Rektor berdasarkan prinsip meritokrasi dengan memperhatikan masukan dari SA, (f)Melakukan Pemilihan Rektor (g); Mengangkat dan memberhentikan Rektor; dan (h) Melakukan penilaian atas kinerja Rektor. Sebelum pemilihan dilaksanakan, Nurfitriansyah, S.Pd, M.T dari Direktorat TIK UPI selaku tim panitia pelaksana teknis memberikan penjelasan terkait pemilihan dengan sistem e-voting pemilihan Rektor UPI 2020-2025.

Unsur Menteri Pendidik dan Kebudayaan dihadiri oleh Muhammad Sofwan Effendi yang menjabat sebagai Direktur Sumber Daya, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sofwan mendapat tugas mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadim Makarim dalam agenda pemilihan rektor untuk menghadiri dan memberikan suara dalam sidang pleno MWA dengan agenda pemilihan calon Rektor UPI dan penetapan Rektor UPI terpilih masa bakti 2020-2025 pada jumat 15 Mei 2020.  Kehadiran Sofwan sesuai dengan surat kuasa Menteri Nomor 44931/MPK/RHS/KP/2020 yang berisi memberikan kuasa  untuk dan atas nama pemberi kuasa, menghadiri dan memberikan suara dalam sidang pleno khusus MWA UPI dengan agenda Pemilihan Calon Rektor UPI dan penetapan Rektor terpilih UPI masa bakti 2020-2025 pada Jumat, 15 Mei 2020.

Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A terpilih menjadi Rektor UPI masa bakti 2020-2025

Perolehan suara hasil pelaksanaan pemilihan calon rektor UPI masa bakti 2020-2025 dengan sistem e-voting yaitu Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A meraih 7 suara, Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A meraih 22 suara serta Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A meraih 0 suara. Jumlah total suara sebanyak 29 suara dari total 21 anggota MWA. Merujuk pada ketentuan MWA pasal 20 ayat 3 menjelaskan bahwa semua anggota MWA mempunyai hak suara yang sama kecuali Rektor, sedangkan ayat 4 menjelaskan bahwa anggota MWA dari unsur Menteri mempunyai 35% hak suara atau 10 suara dan anggota lain secara bersama-sama memiliki 65% suara atau 19 suara. Jumlah suara tersebut menunjukkan bahwa pimpinan dan anggota MWA hadir semua, meskipun salah seorang anggota MWA yang berada di Jogjakarta Prof. Dr. Rochmat Wahab hadir melalui video conference.

Prof. Dr. M.  Solehuddin, M.Pd., MA merupakan Tenaga Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan. Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., MA ditetapkan sebagai profesor/guru besar terhitung mulai tanggal 1 Desember 2019  dalam bidang Ilmu Bimbingan dan Konseling Anak melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 147234/MPK/KP/2019. Berkarir di UPI dengan sejumlah pengalaman kepemimpinan yang pernah dijabat pada berbagai unit kerja akademik dinataranya Sekretaris Program Studi, Ketua Program Studi, Wakil Direktur Bidang Akademik Sekolah Pascasarjana UPI, Sekretaris Eksekutif UPI, dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPI.

Prof. Dr. M.  Solehuddin, M.Pd., MA memaparkan kertas kerjanya  tentang “UPI untuk kemajuan bangsa melalui kampus merdeka.” Program UPI EDUN menjadi program andalan dalam penyajian kertas kerja calon Rektor. EDUN berasal dari kata dalam Bahasa Sunda yang berarti “hade pisan” atau “benten ti nu sanes” (extraordinary). Rektor UPI terpilih ini memimpikan UPI untuk menjadi universitas yang luar biasa. EDUN juga merupakan singkatan dari Education for Upturn of Nation yang berarti pendidikan untuk perbaikan bangsa. Secara lebih rinci, UPI EDUN itu berarti bahwa UPI atau siapapun sivitas akademika UPI harus: Etis, berbuat sesuai dengan nilai dan norma yang dianut; Digjaya, memiliki kemampuan yang mumpuni untuk bersaing dengan siapa pun; Unggul, lebih baik (excellence) daripada yang lain; Nanjeur, berdiri dengan kokoh sampai kapan pun selama dunia ini masih ada.


Sidang Pleno MWA dengan agenda pemilihan Rektor UPI masa bakti 2020-2025 ditutup secara resmi oleh Ketua MWA. Ketua MWA UPI,  Jenderal TNI  (Purn.) Agum Gumelar, M.Sc menyampaikan rasa syukur proses pemilihan berjalan lancar sesuai harapan “Kita bersyukur pemilihan berjalan lancar aman, penuh pengertian, penuh rasa kebersamaan” ujar Agum, saat diwawancarai oleh Crew TVUPI selesai memimpin Sidang Pleno. Ia menambahkan  proses perbedaan selama ini, detik ini, sudah berakhir. Ke depan sudah tidak ada perbedaan, namun menjadi kekuatan bersama. Agum juga berharap kepada Rektor yang baru semoga  bisa lebih baik daripada Rektor sebelumnya. “Ke depan tantangan semakin berat ” tambah Agum. Di sela-sela akhir sidang pleno tersebut Solehuddin, selaku Rektor terpilih menyampaikan harapannya melaui crew TVPUPI, beliau mengajak civitas akademika UPI bekerjasama sama membangun UPI. Tantangan UPI semakin berat dan tidak bisa diselesaikan oleh Rektor sendirian.   “ Ini suatu amanah dan tentunya beban yang amat berat. UPI merupakan perguruan tinggi yang besar. Perlunya kebersamaan, tidak mungkin UPI diurus oleh seorang rektor. Bagaimana kita membangun UPI bekerjasama tidak mungkin bekerja sendiri “ ujar Solehudin (Humas UPI).

Sumber : http://berita.upi.edu/25854/


Read More
Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga UPI Tetap Kuliah Via Daring di Saat Pandemi Covid-19

Dengan masih berlakunya PSBB dan pandemi COVID-19 mengakibatkan semua kegiatan perkuliahan menjadi terhenti begitu juga dengan kegiatan pembelajaran di Prodi Pendidikan Tata Boga UPI yang menjadi terhenti dikarenakan pandemic corona ini. Tetapi dengan adanya pandemi ini tidak menyurutkan niat untuk mengikuti kuliah bagi mahasiswa di lingkungan prodi Pendidikan Tata Boga.

Kebijakan yang diberlakukan pemerintah terkaait aktifitas perkuliahan secara daring atau online ini berlangsung sangat lama, menunggu hingga kemudian wabah covid-19 ini berakhir. Rencana UPI memberikan kebijakan belajar  via daring sampai awal Juni 2020.


Beberapa kendala yang dirasakan tentu sulit dan menjadi masalah pada proses penyelenggaraan kuliah secara online, karena hal ini sudah menjadi dampak sebagai akibat dikeluarkannya keputusan baru. Selama pembelajaran via online terutama bagi mahasiswa prodi Pendidikan Tata Boga yang berada di luar pulau jawa dan perkampungan mereka mengeluhkan terkait buruknya kualitas signal yang menjadi salah satu pendukung dari aktifitas perkuliahan secara online saat ini. Namun salah satu mahasiswa ada juga yang mengatakan bahwa “saya cukup tertarik  untuk mengikuti kuliah secara bdaring, karena ini merupakan pengalaman pertama kali bagi saya melihat dosen memberikan materi secara online dan mahasiswa bisa secara serius  mendengarkan dan memberikan pendapat atau saran terkait materi yang disampaiakn pada saat perkuliahan online.”

Read More
Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan Racikan Minuman Sehat Ini

Jakarta - 

Daripada jus jeruk hanya diminum begitu saja, coba tambahkan 2 bahan lain yang kaya khasiat. Terutama untuk menambah daya tahan tubuh. Segar dan menyehatkan!

Banyak orang mengawali hari dengan segelas jus jeruk. Ini karena jeruk dipercaya bisa memberi asupan vitamin C. Tetapi dengan kondisi seperti wabah virus corona dan cuaca hujan. Tak cukup hanya jus jeruk saja.

Cobalah racik minuman jeruk segar ini dengan paduan lain. Bahan yang mudah didapat di dapur. Jahe segar dan kunyit segar. Kedua empon-empon atau bumbu dapaur ini dikenal akan manfaatnya untuk mendorong daya tahan tubuh lebih kuat.

Dikutip dari food.ndtv (20/3) dan berbagai sumber, inilah manfaat ketiga bahan minuman tersebut.

Jeruk untuk imunitas tubuh


Buah berwarna oranye dengan aroma menyegarkan ini sejak dulu dikenal sebagai penjaga daya tahan tubuh. Ini karena jeruk mengandung vitamin C dan antioksidan yang juga berkhasiat untuk kesehatan kulit dan membantu penurunan berat badan.

Vitamin C dan antioksidan merupakan kandungan jeruk yang diandalkan untuk daya tahan tubuh. Selain itu jeruk juga mengandung asam askorbat dan beta-karoten yang berperan penting dalam memerangi radikal bebes. Radikal bebas bisa menggerogoti sistem kekebalan tubuh, kesehatan kuit dan memperbesar risiko penyakit kronis seperti kanker.

Kunyit untuk imunitas tubuh


Rempah berwarna kuning ini jadi primadona sejak virus corona merebak. Meskipun aromanya langu, rimpang ini sering dijadikan paduan racikan jamu dan minuman tradisional.

Kecuali bisa membuat masakan jadi lezat, antioksidan dalam kunyit bisa mengurangi stres oksidatif. Rempah ini juga dikenal sebagai anti peradangan, dan mengurangi rasa sakit karena infeksi. Sejak dulu kunyit ini dipercaya sebagai pereda rasa sakit alami tanpa efek samping.

Jahe untuk imunitas tubuh


Jahe juga menjadi campuran bumbu masak dan jamu serta minuman tradisional. Selain memberi rasa hangat atau pedas jahe juga bisa memperlancar pencernaan, anti peradangan. Juga menjadi obat tradisional untuk flu dan pilek yang juga menyehatkan jantung.

Menurut buku 'Healing Food', minyak jahe punya fungsi sebagai anti peradangan seperti halnya obat kimia. Jahe menjadi obat terbaik untuk flu, sakit kepala dan kram karena menstruasi.

Meracik minuman imunitas tubuh.

Untuk meracik minuman yang berfungsi untuk detoks sekaligu menambah kekebalan tubuh, diperlukan bahan:

250 ml jus jeruk segar
1/2 sdm kunyit bubuk atau 2 cm kunyit segar
1 cm jahe kupas, memarkan
1/2 buah jeruk lemon

• Cara membuatnya, tuangkan jus jeruk, kunyit dan jahe dalam mangkuk blender. Proses hingga halus.
• Saring ke dalam gelas, tambahkan air jeruk lemon.
• Sajikan dan nikmati segera.

Sumber : https://food.detik.com/info-sehat/d-4949061/tingkatkan-daya-tahan-tubuh-dengan-racikan-minuman-sehat-ini



Read More
Sebar Semangat , Prodi Pendidikan Tata Boga UPI Buat Video Motivasi Semangat UAS di Tengah Pandemi Corona

Sudah hampir dua bulan kampus sementara dan kegiatan perkuliahan dilakukan jarak jauh secara daring di rumah, kegiatan tersebut diberlakukan dan diputuskan oleh pemerintan demi memutus rantai penularan virus covid-19. Waktu yang dapat dibilang cukup lama ini, tampaknya sudah mulai membuat mahasiswa merindukan suasana perkuliahan di kampus hingga praktikum, kerja kelompok bersama teman teman dll. Setelah mahasiswa melaksanakan perkuliahan secara online, tiba saatnya mahasiswa menghadapi Ujian akhir semester yang akan diselenggarakan pada pertengahan Mei sampai petengan Juni 2020.

Ujian selalu menjadi beban bagi sebagian Mahasiswa, mulai dari adanya tuntutan dari segi proses belajar dalam perkuliahan, tuntutan untuk mendapatkan nilai yang bagus, maupun tuntutan-tuntutan lainnya. Sehingga tidak jarang kita mendapatkan berita mengenai kejadian kejadian yang tidak diinginkan terjadi seperti stres, kelelahan dll. Terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghindari peristiwa tersebut, salah satunya adalah dukungan dari instansi penyelenggara ujian tersebut.

Salah satu Ide tercetus dari Ketua Prodi Pendidikan Tata Boga, Dr. Yulia Rahmawati, M.Si, yaitu membuat video kompilasi dukungan semangat dan support dari dosen di prodi Pendidikan Tata Boga kepada Mahasiswa dalam menghadapi Ujian Akhir Semester. Ide ini mendapat sambutan baik dari seluruh dosen prodi Pendidikan Tata Boga, sehingga semua ikut serta berpartisipasi dalam proses  pembuatan video motivasi tersebut.

Motivasi dapat berfungsi sebagai pendorong usaha dan pencapaian prestasi. Seseorang melakukan suatu usaha karena adanya motivasi. Adanya motivasi yang baik dalam belajar akan menunjukan hasil yang baik. Dengan kata lain, dengan adanya usaha yang tekun dan terutama disadari adanya motivasi, maka seseorang yang belajar itu akan dapat melahirkan prestasi yang baik. Intensitas motivasi seseorang akan sangat menentukan tingkat pencapaian prestasi belajarnya.  (Yusrin Ahmad Tosepu, 2019).

Dr. Yulia Rahmawati,M.Si selaku Ketua Prodi Pendidikan Tata Boga mengatakan bahwa: "Kita sudah maksimal membekali mahasiswa dengan materi perkuliahan secara online,mulai dari  tugas dan  kisi-kisi Ujian. Semoga dengan dibuatnya video ini dapat menghibur dan motivasi mahasiswa khususnya mahasiswa di prodi pendidikan Tata Boga ditengah pandemic wabah covid-19, sehingga pelaksaanan UAS yang akan dihadapi dengan penuh semangat, dapat berjalan dengan baik dan mahasiswa memperoleh nilai dengan hasil yang memuaskan," Pungkasnya.


Video dapat di lihat di IGTV @tataboga_upi.


Read More
Mata Kuliah Kajian Komprehensif Bidang Boga diselenggarakan secara daring

Pada masa pandemi covid 19 ini Dosen Pengampu Mata Kuliah Kajian Komprehensif Bidang Boga (BG 506) pada Prodi Pendidikan Tata Boga FPTK UPI menyelenggarakan pembelajaran secara online menggunakan aplikasi google meeting pada hari Selasa (19/05/20). Mahasiswa pada mata kuliah ini sejumlah 45 orang, dengan Dosen pengampu yang terdiri dari: Dr. Ai Nurhayati, M.Si., Dr. Ade Juwaedah, M.Pd., serta Dr. Ai Mahmudatussa’adah, M.Si. 

Menurut Ai materi perkuliahan pada pertemuan terakhir ini, mengkomunikasikan tugas dan kewajiban mahasiswa yang harus dituntaskan, serta evaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan.

Ai menambahkan bahwa mata kuliah ini seyogyanya melibatkan seluruh dosen untuk memberikan masukan pada tugas yang diberikan, tetapi beberapa dosen memiliki kendala untuk bergabung di google meeting, sehingga hanya dihadiri oleh beberapa dosen diantaranya: Dr. Elis Endang Nikmawati, M.Si., Dr. Rita Patriasih, S.Pd., M.Si., dan Dra. Tati Setiawati, M.Pd., M.M.  

Sumber : 

http://fptk.upi.edu/read/post/mata-kuliah-kajian-komprehensif-bidang-boga-diselenggarakan-secara-daring


Read More
Idul Fitri 1441 H

Ketua Prodi beserta Keluarga Besar Prodi Pendidikan Tata Boga Mengucapkan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1441 H.

Read More
Idul Fitri 1441 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441

Read More
Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020

Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020.

Read More
Rapat Dinas Prodi Pendidikan Tata Boga UPI

Rabu 10 Juni 2020, Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga UPI melaksanakan Rapat secara Daring/online yang dipimpin oleh Dr. Yulia Rahmawati, M.Si selaku Ketua Prodi. Beberapa hal yang dibahas dalam rapat diantaranya adalah mengenai Evaluasi pelaksanaan pembelajaran semester genap, persiapan UAS semester genap, penyelesaian studi mahasiswa dan persiapan semester ganjil di era New Normal. 

Read More
UPI GELAR HALAL BI HALAL SECARA DARING

Usai Idul Fitri 1441 H/2020 M  Universitas Pendidikan Indonesia menghadirkan Ustadz Dr. Abdul Somad Lc, MA (UAS) untuk mengisi Tausiah dalam acara Silaturahmi Halal Bi Halal Idul Fitri 1441 H Keluarga Besar UPI dan menyambut bulan Syawal. Acara ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya karena kondisi pandemik kegiatan ini dilakukan  secara daring. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan zoom meeting dan juga ditayangkan secara live di TV UPI.  Peserta yang hadir pada aplikasi zoom ini sebanyak 675 orang dari berbagai fakultas dan unit kerja yang ada di UPI.  Selain itu pula tayangan dilakukan pula pada media sosial  Humas UPI secara live pada youtube,  facebook TV UPI Bumi Siliwangi. Pemirsa yang menonton pada TV UPI secara live hampir mencapai 1000 orang yang menyaksikan tayangan ini.

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sangat tinggi kepada Ustadz Abdul Somad (UAS) karena telah menyempatkan memberikan tausiah meskipun kondisi pandemik Covid 19 ” Kami sangat berterimakasih atas kehadirannya. Semoga amal kebaikan dapat mendapatkan balasan dari Allah. SWT” ujar Rektor UPI Prof. Dr. Asep Kadarohman.M.Si.

Pada kesempatan ini pula Siti Fatimah, SPd.,M.Si., Ph.D sebagai Ketua Panitia Kegiatan Ramadhan Mesjid Al Furqon melaporkan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan selama Ramadhan. Selain itu pula melaporkan penggalangan dana untuk bantuan covid-19 melalui masjid Al Furqon. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al qur’an oleh Ustadz H. Salman Amrullah , yang mempunyai berbagai prestasi dibidang tilawah sebagai pemenang dalam lomba baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Ustadz Abdul Somad dalam Tausiahnya menyampaikan situasi pandemik yang sedang kita alami merupakan ujian dari Allah SWT dan akan membentuk kita menjadi manusia yang lebih tangguh “Apa yang sedang dialami beberapa bulan ke belakang ini merupakan ujian yang akan membentuk kita menjadi manusia yang tangguh. Kita masih bisa bersilaturahmi” ujar UAS. Dalam kesempatan ceramahnya juga beliau menyampaikan bahwa UPI sebagai Lembaga Pendidikan mempunyai tanggung jawab dalam mencetak manusia-manusia yang berkarakter. Sekolah sekolah dan Lembaga Pendidikan dan UPI sebagai tLembaga Pendidikan mempunyai andil dalam ikut mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi saat ini.Semoga Pandemi ini segera berakhir di negeri ini dan kita dapat beraktivitas normal seperti sedia kala. Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian doorprize yang telah disediakan oleh panitia dengan memberikan pertanyaan kepada para peserta baik pada peserta yang ikut dalam zoom meeting maupun pemirsa di TV UPI. (TEP/HS)

Sumber : http://berita.upi.edu/26068/

Read More
Selamat atas Pelantikan Rektor UPI Masa Bakti 2020-2025

Selamat atas pelantikan Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A. Sebagai Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Masa Bakti 2020-2025, dan Kami ucapkan Terima Kasih atas Dedikasi dan Pengabdian Prof. Dr. R. Asep Kadarohman, M.Si Sebagai Rektor UPI Pengganti Antar Waktu Masa Bakti 2015-2020.

Read More
Workshop Pembelajaran Daring Prodi Pendidikan tata Boga

Kamis, 11 juni 2020 Seluruh Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga dan Tata Busana Melakukan kegiatan workshop pembelajaran daring dengan pembicara Bapak Dr. Cepi Riyana, M.Pd sebagai ahli di bidang IT dan dosen Prodi Pendidikan Teknologi Pendidikan FIP UPI. 

Read More
Selamat dan Sukses Wisudawan/ti Prodi Pendidikan Tata Boga UPI

Segenap Keluarga Besar Prodi Pendidikan Tata Boga Mengucapkan Selamat dan Sukses Kepada Wisudawan Wisudawati Prodi Pendidikan Tata Boga UPI Gelombang II Tahun 2020.

Read More
Bimbingan Karir dan Pelepasan Wisudawan FPTK UPI Gelombang II Tahun 2020

Selasa, 23 Juni 2020 FPTK UPI Menyelenggarakan Bimbingan Karir dan Pelepasan untuk Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga dan Seluruh Mahasiswa dilingkungan FPTK yang akan melaksanakan Wisuda Gelombang II Tahun 2020 secara Online..

Read More
UPI SELENGGARAKAN WISUDA DARING PERTAMA

Bandung, UPI

Masa pandemik Corona Virus Disease (Covid-19) masih berlangsung. Saat ini di Indonesia, pandemik ini masuk babak baru, yakni new normal (adaptasi kebiasaan baru). Hampir seluruh kegiatan masyarakat sudah dilakukan kembali dengan tetap menerapkan berbagai protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, membiasakan cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam kondisi normal baru ini menyelenggarakan Upacara Wisuda Gelombang II Tahun 2020 yang berlangsung pada Rabu (24/06/2020) pada pukul 09.00. Namun, ada yang berbeda dengan wisuda saat ini. Wisuda diselenggarakan di beberapa tempat berbeda melalui saluran daring (dalam jaringan) melalui aplikasi Zoom. Para wisudawan mengakses akun Zoom dari rumah mereka masing-masing dipandu langsung dari Gedung Ahmad Sanusi, UPI secara luring (luar jaringan). Jumlah prosesi dan peserta yang hadir secara luring dibatasi, serta harus melalui tes cepat (rapid test) terlebih dahulu.

Menurut data yang diterima, peserta luring sendiri terdiri dari: Majelis Wali Amanat (2 orang), Senat (2 orang), Rektor, Dewan Guru Besar (2 orang), Wakil Rektor (3 orang), Dekan (8 orang), Direktur Pascasarjana, Direktur Kamda (3 orang), dan Ketua LPPM. Sementara itu, wisudawan yang diundang wisuda secara luring sebanyak 13 orang, yakni Hafsah Nugraha dan Leonardus O. Magai (FIP), Hesty Khoirusnaini (FPIPS), Tita Triyana Sepritani dan Evvin Marisan (FPBS), Elysa Meilani Faradina (FPMIPA), Efraimy Ruth Sinaga (FPTK), Lulu Meilita (FPOK), Muhamad Naufal (FPEB), Qotrunnada Qurratu’ain Sofyan (FPSD), Desi Lavianti (Jenjang Magister), R. Aditya Kristamtomo Putra (Jenjang Doktor), dan Muthi Rahadianti (Perwakilan Kampus Cibiru). Sementara itu, sebanyak 1.183 orang harus mengikuti wisuda secara daring.

Setelah upacara wisuda dibuka oleh Rektor, pada kesempatan itu, Ketua Majelis Wali Amanat, Dr. Agum Gumelar menyampaikan sambutan agar “para alumnus dapat menjaga nama baik almamater dan menjaga kecintaan terhadap almamater dengan cara melaksanakan tugas sebaik-baiknya nanti di luar UPI, serta tetap menjaga komunikasi dengan kampus ini.”

“Pesatnya perkembangan teknologi, siapa yang cepat akan mengalahkan yang lambat dalam beradaptasi dengan zaman. Yang dibutuhkan saat ini adalah kemampuan adaptasi dan sikap yang inovatif dan kemampuan bekerja sama sehingga Anda sekalian akan berhasil menghadapi tantangan”, tambah Agum.

Agum berharap pada para wisudawan, “untuk mencapai kemajuan bangsa syarat pertama adalah jiwa nasionalisme, dan rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara, syarat kedua adalah memiliki daya saing melalui peningkatan kualitas SDM, dan syarat ketiga adalah disiplin dalam mematuhi aturan dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara”.

Berikutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Senat Akademik, Dr. Didi Suryadi, M.Pd. Dalam sambutannya, Didi menyampaikan pemikirannya tentang situasi kritis pandemik Covid-19. Ia mengatakan “saat situasi seperti ini banyak orang yang frustrasi, tetapi sebagian lainnya mampu memunculkan daya kreatif dan berbagai terobosan untuk dapat menghasilkan keuntungan”. “Saya mengajak untuk tetap optimis dan senantiasa mampu berkontribusi untuk menyebarkan ilmu bagi masyarakat”, tandas Didi.

Kemudian sambutan disampaikan oleh Rektor UPI, Prof. Dr. M. Solehuddin, M.A. Pada upacara tersebut, Solehuddin menyampaikan agar tetap menunjukkan rasa syukur walaupun dalam kondisi pandemik Covid-19. “Kondisi saat ini memerlukan kreativitas dan kerja keras untuk mencapai kesuksesan. Namun, saya yakin alumni UPI akan mampu menghadapi era Industri 4.0 dan Society 5.0 dengan baik”, pungkasnya.

Walaupun dalam suasana pandemik ini, kegiatan wisuda yang dilakukan secara luring terbatas dan daring ini tetap berlangsung khidmat. Setelah para wisudawan dilantik oleh Rektor, dibacakan janji alumni yang diwakili Hafsah Nugraha sebagai lulusan terbaik Program Sarjana dari Fakultas Ilmu Pendidikan. Sementara itu, sambutan wakil wisudawan disampaikan oleh R. Aditya Kristamtomo Putra sebagai lulusan terbaik pada Program Pascasarjana.

Dalam pidatonya, Aditya menyampaikan “walaupun dalam kondisi pandemik ini, saat ini kita dapat melihat sebuah kebahagiaan yang tampak dari wisudawan dan wisudawati, para orang tua, dan para pendukung yang senantiasa mendukung kita. Tetap semangat dan jangan berkecil hati. Jadikan ini anugerah”

Meskipun para wisudawan kali ini mengalami upacara wisuda yang berbeda, ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan tetap terlihat dari para wisudawan dan wisudawati, baik yang hadir secara luring maupun yang terlihat secara daring. Selamat kepada seluruh wisudawan, semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, agama, bangsa dan negara.

(JN)

Sumber:  http://berita.upi.edu/26247/

Read More
Tahun Akademik Baru, Kesehatan dan Keselamatan Warga Perguruan Tinggi Jadi Prioritas

Jakarta, Kemendikbud — Pelaksana tugas Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nizam, mengatakan, sesuai dengan pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makariem, di tengah pandemi Covid-19 proses pembelajaran tetap berlangsung dengan tetap memprioritaskan sisi kesehatan dan keselamatan mahasiswa, dosen, dan masyarakat.
 
“Kita tidak boleh kalah (dengan Covid-19). Upayakan pembelajaran yang aman dan memastikan kesehatan untuk kita semua. Concern utama kita kesehatan dan keselamatan siswa, orang tua dan penyelenggara,” kata Nizam saat mengawali arahannya pada Bincang Sore yang membahas penyelenggaraan pembelajaran di tahun akademik baru di perguruan tinggi dan pendidikan vokasi (24/6/2020) di Jakarta, secara virtual.
 
Sebagai bentuk tanggung jawab menyiapkan penyelenggaraan tahun akademik baru di tengah pandemi, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Dikti, telah menyiapkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Gasal 2020/2021 di Perguruan Tinggi yang melibatkan para pakar di bidang kesehatan. Hal ini menegaskan bahwa perkuliahan di semester mendatang semaksimal mungkin diupayakan berlangsung secara dalam jaringan (daring) untuk menjamin kesehatan dan keselamatan civitas akademik.
 
Sementara itu, merujuk pada buku panduan di atas, untuk mata kuliah yang tidak bisa digantikan dengan metode pembelajaran daring, perkuliahan tatap muka menjadi alternatif terakhir untuk dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan koordinasi yang berlapis di tingkat perguruan tinggi, pemda dan gugus tugas setempat.
 
“Kita juga menyiapkan protokol untuk pembelajaran yang tidak mungkin digantikan dengan daring seperti tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi, penelitian. Untuk praktikum, beberapa teman-teman sudah membuat model-model feature reality, enhanced reality, untuk melaksanakan praktikum. Tapi tentu semuanya tidak bisa kita alihkan ke teknologi dan dalam hal semacam itu kita siapkan protokolnya dengan memastikan keamanan dan kesehatan sebagai komandannya,” terang Nizam.
 
Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto pada kesempatan yang sama mengatakan, kesehatan dan keselamatan menjadi prioritas nomor satu. Oleh karena itu untuk pendidikan vokasi, pembelajaran yang bersifat teori akan berlangsung secara daring. “Tapi apabila ini (praktik) tidak bisa daring, maka memungkinkan untuk hadir ke studio, laboratorium, workshop, untuk melakukan pembelajaran praktik tetapi dengan protokol Covid yang sangat ketat, kemudian juga harus berkoordinasi dengan gugus tugas Covid, harus berkoordinasi sejak awal dengan pemerintah daerah,” katanya.
 
Wikan menambahkan, pengelola pendidikan tinggi diminta untuk membuat peraturan yang lebih detil dan dikoordinasikan dengan Kemendikbud. “Mulai dari yang mengatur bahwa mesin harus didisinfektan, menggunakan masker atau face shield atau beberapa prodi kesehatan misalnya akan menambahkan syarat tambahan harus ada hasil rapid test di mana yang tidak reaktif baru bisa masuk ke kampus,” lanjut Wikan.
 
Dirjen Pendidikan Vokasi itu kembali menekankan bahwa mekanisme penyelenggaraan pembelajaran diserahkan ke pimpinan perguruan tinggi masing-masing dengan mempertimbangkan segala situasinya dan mengedepankan unsur kesehatan dan keselamatan. “Kami minta (aturannya) didetilkan oleh pimpinan perguruan tinggi masing-masing. Bagi perusahaan yang bisa meyakinkan kampus, pembimbing magang dan pimpinan pengelola perguruan tinggi, bahwa kondisi di sana terkondisikan dengan baik dengan pemda, gugus tugas dan berada di zona aman dan protokol kesehatannya dijamin terselenggara dengan baik, kami tidak dalam posisi untuk melarang. Apalagi jika itu terkait dengan pencapaian kompetensi dan syarat kelulusan,” pungkasnya. 
 
Menyikapi dunia industri yang lesu terdampak pandemi, baik Nizam maupun Wikan kompak mengatakan bahwa dalam situasi seperti ini dibutuhkan kreativitas, semangat pantang menyerah, gotong-royong, dan jiwa yang adaptif. “Untuk industri yang slow down, bisa diganti dengan tugas mandiri yang sifatnya praktik atau proyek mandiri lintas disiplin, ini kami sarankan namun kami tidak atur secara detil. Kembali ke masing-masing perguruan tinggi,” tutup Wikan.  (Denty A./Aline)

Sumber : https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/06/tahun-akademik-baru-kesehatan-dan-keselamatan-warga-perguruan-tinggi-jadi-prioritas

Read More
WEBINAR NASIONAL DEPARTEMEN PKK SERI-1

WEBINAR NASIONAL DEPARTEMEN PKK

MEMBANGUN SDM BERKUALITAS BIDANG BOGA, BUSANA DAN PKK MELALUI IMPLEMENTASI KAMPUS MERDEKA
______
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh 

??Mau dapet Sertifikat Nasional secara gratis? Atau bingung mau ngapain selama #dirumahaja?

??Yuklah buruan ikut ??

???? WEBINAR ONLINE NASIONAL

???? Keynote Speaker :
H. Dedi Supandi, S.STP, M.Si (Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat)

????? Narasumber :
1. Dr. Wesnina,M.Sn (Dosen Pendidikan Tata Busana UNJ & Ketua Umum Perkumpulan Prodi Pendidikan Tata Busana Indonesia)

2. Dony Riyadi, MM.Par(Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat & Dosen Seni Kuliner Poltekpar Palembang)

????Moderator : 
Dr. Ai Nurhayati, M.Si ( Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga UPI dan Sekertaris Forum Program Studi Pendidikan Tata Boga Indonesia)

????Rabu, 12 Agustus 2020
????09.30 - 12.00 WIB

???? Zoom Meet & Youtube Live Stream

???? GRATIS?????
????Terbatan Untuk 500 Peserta

????Isi Link Pendaftaran :
https://bit.ly/webinar-pkk-1

?? 0815 7268 3907 (Asep  Maosul, M.Pd)

Read More
WEBINAR NASIONAL DEPARTEMEN PKK FPTK UPI SERI-2

MEMBANGUN SDM BERKUALITAS BIDANG BOGA, BUSANA DAN PKK MELALUI IMPLEMENTASI KAMPUS MERDEKA
______
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh 

??Mau dapet Sertifikat Nasional secara gratis? Atau bingung mau ngapain selama #dirumahaja?

??Yuklah buruan ikut ??

???? WEBINAR ONLINE NASIONAL DEPARTEMEN PKK SERI-2

???? Keynote Speaker :
Prof. Dr. Mokh. Syaom Barliana, M.Pd., MT. (Dekan FPTK UPI)

????? Narasumber :
1. Dr. rer.nat. A. B. Susanto, M.Sc. (Dosen FPIK Universitas Diponegoro/ Pembina Kopertip Indonesia)

2. Ir. Iwa Gartiwa, MM. (Ketua KADIN Kota Bandung)

????Moderator : 
Dr. Isma Widiaty, M.Pd. (Dosen Prodi PKK UPI)

????Rabu, 19 Agustus 2020
????09.30 - 12.00 WIB

???? Zoom Meet & Youtube Live Stream

???? GRATIS?????

????Isi Link Pendaftaran :
https://bit.ly/webinar-pkk-2

?? 0815 7268 3907 (Asep  Maosul, M.Pd)

Read More
Pemutakhiran Data Untuk Bantuan Paket Internet Dari Kemendikbud

Pemutakhiran Data Mahasiswa UPI Untuk Bantuan Paket Internet Dari Kemendikbud RI

Read More
DIES NATALIS UPI 66

Keluarga Besar Prodi Pendidikan Tata Boga mengucapkan "Dirgahayu Universitas Pendidikan indonesia" Berprestasi dan Berinovasi Dimasa Pandemi.

Read More
MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN TATA BOGA JUARAI LOMBA POSTER GIMIKAFEST 2020

Gizi Mitra Keluarga Festival (Gimikafest) 2020 merupakan kegiatan yang diselenggarakan Prodi S1 Gizi dan Hima Gizi STIKES Mitra Keluarga Bekasi. Pada Gimikafest kali ini, panitia mengusung “Peran Inovasi Pangan dan Gizi di Era Digital”. Rangkaian kegiatan pada Gimikafest 2020 terdiri dari Webinar dan Talkshow, serta Diseminasi Hasil Penelitian Mahasiswa dan Lomba Poster.

Pada lomba poster ini diangkat sebuah tema, yakni “Inovasi Berbasis Pangan Lokal untuk Generasi Milenial”. Tidak tanggung-tanggung peserta yang ikut pada kegiatan ini adalah mahasiswa SMA/SMK dan mahasiswa aktif D3/S1 seluruh Indonesia, baik secara individual maupun tim. Kegiatan lomba dilaksanakan selama bulan September 2020. Dari karya-karya yang terkumpul kemudian diseleksi. Hasil karya yang terseleksi diberi penilaian juri yang merupakan pakar pada bidang pangan dan gizi. Kegiatan lomba poster ini diumumkan pada tanggal 30 September 2020, melalui Zoom Meeting.

Salah satu mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dini Maharani dari Prodi Pendidikan Tata Boga mengikuti kegiatan ini. Ia Menyusun sebuah poster berjudul “Kreasi Snack Sehat Milenial Berbahan Dasar Ubi Jalar Ungu”. Penyusunan poster ini dibimbing oleh salah satu dosen prodi Tata Boga, yaitu Dr. Ai Mahmudatussa’adah, M.Si. Pada poster itu, Dini ingin memperkenalkan pangan lokal agar lebih dikenal dan disukai masyarakat khususnya generasi milenial. Karya poster Dini ini berhasil menjadi juara pertama dan tentunya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan juga bagi keluarga besar Prodi Taata Boga, juga seluruh sivitas akademika UPI. Semoga ini menjadi motivasi bagi Dini dan mahasiswa UPI lain untuk terus berprestasi.

Sumber: https://berita.upi.edu/mahasis...

Read More
Sintia Wulan, Wisudawan Terbaik Jenjang Sarjana FPTK UPI dengan IPK 3,90 Kantongi Segudang Prestasi

Lakukan yang terbaik selagi waktu masih bersamamu, menjadi motto hidup Sintia (23) terbukti dengan dikantonginya berbagai prestasi baik regional hingga nasional selama kuliah di Program Studi Pendidikan Tata Boga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (FPTK UPI).

Putri pertama dari pasangan Bapak H. Yatim Seto dan Ibu Erni Sumarni ini meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi 3,90 dengan indeks prestasi cumlaude dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik jenjang Sarjana Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (FPTK) pada acara Wisuda Gelombang III Universitas Pendidikan Indonesia 2020.

Sintia menempuh masa studi selama 4 tahun sejak dirinya diterima sebagai mahasiswa UPI melalui jalur Seleksi Mandiri UPI (SM UPI) pada tahun 2016. Sintia aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, diantaranya tahun 2018-2019 menjabat sebagai Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Organisasi BEM HIMA PKK, tahun 2019-2020 sebagai anggota Komisi Pengembangan Sumber Daya dan Organisasi DPA HIMA PKK.

Sejumlah prestasi regional hingga nasional pun ditorehnya. Pada tahun 2018, Sintia meraih juara 1 Lomba Tingkat Nasional Kreasi Menu Susu Dalam Rangka Memperingati Hari Susu Nusantara 2018 yang dilaksanakan oleh Pergizi Pangan Indonesia yang diikuti oleh mahasiswa S-1 dan S-2 Gizi Indonesia. Pada tahun yang sama memperoleh Student Achievement Award 2018 dari Universitas Pendidikan Indonesia. Tahun 2019, Sintia mengikuti beberapa kejuaraan diantaranya Semifinalis Lomba Tingkat Nasional Business Plan Competition (BPC) 2019 Creative Idea for Indonesia Golden Era 2045 di Universitas Udayana Bali, Juara Terbaik Lomba Kreasi Menu dengan Tema Kreasi Menu Sarapan Sehat dan Bergizi Berbasis Pangan Lokal di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Juara 2 Lomba Tingkat Nasional Bussines Plan The Ambassador of Business Edupreneur 2019 dan Juara 2 Lomba Tingkat Provinsi Business Model Canvass West Java Ethnic Food 2019 yang diselenggarakan oleh DISPERINDAG JABAR. "Beberapa prestasi tersebut menghantarkan saya meraih Student Achievement Award 2019 dari Universitas Pendidikan Indonesia,"ujarnya.

"Saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan saya begitu banyak nikmat dan keberkahan, terima kasih kepada orang tua tercinta, adik-adik tersayang, atas seluruh nasihat, perhatian, dukungan dan kasih sayangnya, terima kasih kepada seluruh Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga FPTK UPI, yang dengan sabar mengajari saya dan teman-teman, begitu banyak ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan kami, dan kepada seluruh teman sepejuangan khususnya para sahabat saya yang mewarnai masa kuliah menjadi lebih berwarna,"tutup Sintia.

Sintia menjadi satu diantara 321 mahasiswa FPTK UPI yang sedang mengikuti gelaran wisuda Gelombang III Universitas Pendidikan Indonesia tahun 2020 untuk Program Studi Diploma (D3) dan Sarjana (S1), dan menjadi Wisudawan perwakilan FPTK UPI yang diundang menghadiri gelaran Wisuda di Gedung Ahmad Sanusi UPI untuk menerima Ijazah langsung yang diberikan oleh Dekan FPTK UPI, Prof. Dr. Mokh. Syaom Barliana, M.Pd., M.T., serta menjadi perwakilan yang mengucapkan Janji Alumni pada Wisuda Gelombang III Tahun 2020.


Sumber : http://fptk.upi.edu/read/post/...


Read More
Dini Maharani Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga Kembali torehkan Prestasi.

Dini Maharani @dinimaharanii Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga UPI sebagai juara Pertama Tantangan Peringatan Hari Pangan sedunia dengan Judul Hidangan "Ayam Rica with Mashed sweet Potato & Tumis Buncis jagung Semi" Yang diselenggarakan oleh Generasi Dapur Indonesia (GDBI) @genbarudapur.id dan kemenangan ini dipersembahkan untuk menyambut "Dies Natalis UPI ke-66".

Read More
KEJUTAN CAKE DARI PRODI TATA BOGA UNTUK REKTOR DI DIES NATALIS UPI 66

Bandung, UPI

Sekaitan dengan peringatan Dies Natalis ke-66, Senin (20/10/2020) di Kampus UPI Bumi Siliwangi Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, terdapat sesuatu yang berbeda.Sesuatu itu adalah adanya kejutan kue ulang tahun untuk UPI yang dibuat oleh dosen dan mahasiswa patiseri dari Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTK UPI. 

Menurut Dr. Yulia Rahmawati, M.Si selaku ketua prodi Pendidikan Tata Boga UPI mengatakan bahwa ide pembuatan kue tart ulang tahun muncul dengan harapan ada kejutan khusus untuk Pak Rektor dan usia UPI yang sudah dewasa. Tema kue ulang tahun untuk Dies Natalis UPI ke-66 ini mengusung tema “cake spiral yang sangat eksotik dan menggambarkan dinamika yang futuristik” ujar Dr. Yulia.

Diungkapkannya,”Pembuatan kue tersebut memakan waktu selama satu hari, Terdapat 2 buah kue tart dalam bentuk angka 6 membentuk 6+. Kue angka 6 spiral didesain khusus dengan menonjolkan angka 6++ dan foto logo UPI dibalut dengan butter cream. Meskipun ditengah pandemi, dosen dan mahasiswa prodi Pendidikan Tata Boga UPI tetap produktif dengan protokol kesehatan dan tetap “berprestasi dan berinovasi dimasa pandemi” sesuai dengan tema Dies Natalis UPI ke 66 ini.





Read More
Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-92

Bangkitlah pemuda, jangan terlena akan keadaan. Ingat kita masih dalam masa perjuangan yang sesungguhnya, tetaplah berpedoman dengan ikrar Sumpah Pemuda yang kita miliki. Selamat Hari Sumpah Pemuda Ke-92 #harisumpahpemuda #harisumpahpemuda2020 #bersatudanbangkit #tataboga #tatabogaupi #pelopordanunggul

Read More
Selamat Memeperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H

Maulid Nabi Muhammad SAW 1442H


???????? ???????? ??????????? ??????? ????????????

Artinya:

“Sesungguhnya aku (Rasulullah ?) diutus untuk menyempurnakan akhlaq yang baik.”

Read More
Prodi Pendidikan Tata Boga UPI dan STP Sahid Surakarta bekerja sama dengan Kulinologi dan Ajinomoto Indonesia dalam Food and Health Webinar dengan Tema Low-Salt Cooking Healtier and Tastier

Prodi Pendidikan Tata Boga UPI dan STP Sahid Surakarta bekerja sama dengan Kulinologi dan Ajinomoto Indonesia mengadakan Food and Health Webinar dengan Tema Low-Salt Cooking Healtier and Tastier pada tanggal 5 Nopember 2020 pukul 08.30 – 12.00 WIB yang diikuti oleh diikuti oleh kurang lebih 350 orang peserta.

Pembukaan acara dipimpin oleh MC, dilanjutkan opening speech oleh  Ibu Hindah Jatiningrum dari Kulinologi, Bapak Dekan FPTK UPI Prof. Dr. M. Syaom Barliana, M.Pd., M.T. dan dari dosen STP Sahid Surakarta. Webinar ini menampilkan Keynote Speaker: Bpk. Khoirul Anwar, S.Gz., M.Si.. Para partisipan dalam zoom meeting diberi Product Knowledge Horeka Dept. Cooking Demo secara virtual oleh Chef Agus Imam Santoso. Para peserta juga diberi kesempatan untuk bertanya kepada pemateri.


Read More
Hari Guru Nasional 2020

Selamat Hari Guru Nasional 2020

Read More
Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga Juara 3 Best Poster in ASEAN Symposium for Science, Engineering, Economic, and Education (ASSEEE) 2020

Qotrunada Mahasiswi Prodi Pendidikan Tata Boga angkatan 2016 mengikuti 1st ASEAN Symposium for Science, Engineering, Economic, and Education (ASSEEE) yang telah diselenggarakan pada 10 Juni 2020 lalu, ASSEEE kali ini yaitu merupakan simposium mahasiswa yang diselenggarakan pada 15 November 2020. Simposium kali ini mengangkat tema “Meningkatkan Kemampuan Riset Mahasiswa untuk Meningkatkan Daya Saing Menghadapi Tantangan Global” sebagai topik utama pembahasan.  Tujuan utama simposium kali ini adalah untuk mempertemukan mahasiswa dalam forum ilmiah juga berbagi dan mendiskusikan pengetahuan teoritis dan praktis tentang inovasi di bidang sains, teknik, ekonomi, dan pendidikan.  Dalam konteks yang lebih praktis, simposium ini diharapkan menjadi wadah diskusi antar pelajar di negara-negara ASEAN, khususnya kaum muda, di bidang sains, teknik, ekonomi, dan pendidikan. Oleh karena itu, pembicara yang diundang dalam simposium ini adalah para peneliti yang memiliki reputasi baik di dunia, khususnya yang dapat menghadirkan dan meningkatkan ide dan kreativitas mahasiswa.

Qotrunada mengatakan bahwa "Riset yang dilakukan pada kegiatan ini yaitu merupakan hasil dari skripsi saya yang berjudul "Pengetahuan Remaja Tentang Kue Tradisional Khas Jawa Barat" yang dibimbing oleh Ibu Dr. Atat Siti Nurani, M.Si selaku Dosen Pembimbing 1 dan Ibu Dr. Cica Yulia, S.Pd, M.Si selaku Dosen Pembimbing 2". Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya jenis kue tradisional Indonesia yang beragam yang berasal dari masing-masing daerah di Indonesia yang merupakan warisan budaya secara turun-temurun. Mengetahui keanekaragaman jenis kue tradisional yang ada di Indonesia termasuk kue tradisional Jawa Barat menjadi hal penting yang harus diketahui oleh remaja sebagai generasi penerus bangsa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memperoleh informasi mengenai pengetahuan remaja tentang kue tradisional khas Jawa Barat. 

Acara:
ASEAN Symposium for Science, Engineering, Economic, and Education (ASSEEE) 2020.



Read More
PUNCAK PERAYAAN DIES NATALIS KE-66 UPI

BANDUNG-Selasa, 20 Oktober 2020 ini Universitas Pendidikan Indonesia genap sudah berusia 66 tahun. Dalam rangka merayakan Dies Natalis UPI, diadakan serangkaian acara untuk memperingati hari jadi UPI yang sudah  66 tahun berdiri dan menjadi salah satu Universitas unggulan di Indonesia. Tema yang diusung dalam Dies Natalis UPI tahun ini adalah ‘Berprestasi dan Berinovasi di Masa Pandemi’. Bertempatkan di gedung Gymnasium UPI, Dies Natalis tahun ini dikemas sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia dan dunia. Physical distancing diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus dan wajib menerapkan protokol kesehatan lainnya seperti harus melakukan rapid test, kemudian menggunakan masker, sarung tangan dan wajib mencuci tangan sebelum memasuki gedung Gymnasium. Tamu yang dapat menghadiri perayaan Dies Natalis juga dibatasi jumlahnya agar tidak menyebabkan kerumunan. Perayaan Dies Natalis UPI ini turut dihadiri Rektor UPI, Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., Ketua Majelis Wali Amanat UPI, Jendral TNI Agum Gumelar, M.Sc., Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Prof. Dr. H. Harry Azhar Azis, M.A., serta jajaran pimpinan Fakultas dan pimpinan Unit Kerja UPI. Selain itu putri dari Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K. H. Ma’ruf Amin, Siti Ma’rifah juga turut menghadiri perayaan Dies Natalis UPI sebagai tamu undangan.

Rangkaian acara Dies Natalis UPI dimulai saat wisuda gelombang ketiga pada Selasa, 13 Oktober lalu. Dilanjutkan dengan pidato kehormatan guru besar yang dilaksanakan pada Senin, 19 Oktober. Dan hari ini merupakan acara puncak dari perayaan Dies Natalis UPI yang dibuka dengan pidato dari Rektor UPI yang mengucapkan rasa syukur dan terimakasih terhadap jasa tokoh-toko Rektor UPI terdahulu serta menyampaikan program-program yang akan UPI lakukan kedepannya. Dilanjutkan pidato sambutan dari Ketua Majelis Wali Amanat UPI, kemudian Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dan terakhir Siti Ma’rifah yang turut memberikan sambutan dalam Dies Natalis UPI kali ini.

Beberapa perlombaan juga dilaksanakan dalam rangka merayakan Dies Natalis UPI. Diantaranya lomba video media sosial, lomba infografis, lomba karaoke. Penghargaan juga diberikan kepada beberapa Unit Kerja UPI diantaranya Poliklinik UPI, Satuan Unit K3 dan Sarana Prasarana UPI, atas kinerjanya yang optimal meskipun keadaan UPI di tengah pandemi. Terdapat juga stan-stan yang memamerkan karya-karya atau inovasi dari UPI dan mahasiswanya. Perayaan Dies Natalies UPI berlangsung dengan lancar dan kondusif serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Sumber : http://berita.upi.edu/puncak-p...

Read More
KAMPUS UPI DISEMPROT 5.000 LITER CAIRAN DISINFEKTAN

Bandung, UPI

Univeristas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Palang Merah indonesia (PMI) bekerjasama melakukan penyemprotan cairan disinfektan dalam rangka  percepatan penanggulangan Covid-19, Sabtu (29/8/2020), di Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 299 Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Sekertaris PMI Jawa Barat Kombes Pol (Purn) Ruhanda, SE, M.Si mengatakan, penyemprotan dilakukan menggunakan kerdaraan Gunner berkapasitas 5.000 liter cairan disinfektan, cadangan air 5.000 liter. Di Jawa Barat, PMI sudah melakukan penyemprotan di 492 lokasi, 247.478 liter disinfektan. Selain penyemprotan PMI melakukan pemberian paket PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang mencapai 298.846 paket di Jawa Barat. Sedangkan untuk donor darah sudah mencapai 20.000 pendonor semenjak Covid 19.

“PMI siap membantu apabila ada intansi, kelompok yang akan melaksanakan donor darah. Penyemprotan dilakukan di tempat ibadah, keramaian dan tempat-tempat pendidikan”, ungkap Kombes Pol (Purn) Ruhanda, SE, M.Si.

Sementara itu, Rektor UPI Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jawa Barat yang telah berkenan untuk melakukan penyemprotan di kampus Bumi Siliwangi Uinveristas Pendidikan Indonesia. Penyemprotan dilakukan dalam rangka menciptakan kehidupan yang sehat dan terbebas dari Covid-19.

Kegiatan penyemprotan disinfektan yang dimulai dari Gedung FPMIPA ini dihadiri juga oleh jajaran pimpinan dari UPI daintaranya Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Organisasi, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A, Wakil Rektor Bidang Riset, Interansional, Kerja sama, dan Usaha Prof. Dr. H Adang Suherman, M.A, Dekan FPMIPA Siti Fatimah, S.Pd., M.Si., Ph.D. dan Sekretariat Universitas Riswanda Setiadi, M.A., Ph.D. (Bili/humasupi)


Sumber : http://berita.upi.edu/kampus-u...


Read More
MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN TATA BOGA JUARAI LOMBA POSTER GIMIKAFEST 2020

Gizi Mitra Keluarga Festival (Gimikafest) 2020 merupakan kegiatan yang diselenggarakan Prodi S1 Gizi dan Hima Gizi STIKES Mitra Keluarga Bekasi. Pada Gimikafest kali ini, panitia mengusung “Peran Inovasi Pangan dan Gizi di Era Digital”. Rangkaian kegiatan pada Gimikafest 2020 terdiri dari Webinar dan Talkshow, serta Diseminasi Hasil Penelitian Mahasiswa dan Lomba Poster.

Pada lomba poster ini diangkat sebuah tema, yakni “Inovasi Berbasis Pangan Lokal untuk Generasi Milenial”. Tidak tanggung-tanggung peserta yang ikut pada kegiatan ini adalah mahasiswa SMA/SMK dan mahasiswa aktif D3/S1 seluruh Indonesia, baik secara individual maupun tim. Kegiatan lomba dilaksanakan selama bulan September 2020. Dari karya-karya yang terkumpul kemudian diseleksi. Hasil karya yang terseleksi diberi penilaian juri yang merupakan pakar pada bidang pangan dan gizi. Kegiatan lomba poster ini diumumkan pada tanggal 30 September 2020, melalui Zoom Meeting.

Salah satu mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dini Maharani dari Prodi Pendidikan Tata Boga mengikuti kegiatan ini. Ia Menyusun sebuah poster berjudul “Kreasi Snack Sehat Milenial Berbahan Dasar Ubi Jalar Ungu”. Penyusunan poster ini dibimbing oleh salah satu dosen prodi Tata Boga, yaitu Dr. Ai Mahmudatussa’adah, M.Si. Pada poster itu, Dini ingin memperkenalkan pangan lokal agar lebih dikenal dan disukai masyarakat khususnya generasi milenial. Karya poster Dini ini berhasil menjadi juara pertama dan tentunya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan juga bagi keluarga besar Prodi Taata Boga, juga seluruh sivitas akademika UPI. Semoga ini menjadi motivasi bagi Dini dan mahasiswa UPI lain untuk terus berprestasi.

Sumber : https://berita.upi.edu/mahasis...

Read More
Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga Ikut Serta dalam ASSEEE 2020

ASSEEE 2020 bertema “Improving Students Research Abilities to Increase Competitiveness in Facing Global Challenges” . Narasumber ASSEEE 2020 yaitu Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kemitraan, dan Usaha, UPI Prof. Dr. H. Adang Suherman, M.A yang membahas mengenai The Sunrise Indonesia Pilot Study. Alias Masek, Ph.D. (UTHM) membahas mengenai TVET. Serta Dr. Prasert Kenpankho (KMITL) membahas mengenai Real-time GPS TEC for Earthquake Prediction.

ASSEEE 2020 secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPI Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A serta Direktur Urusan Internasional UPI Ahmad Bukhari Muslim, M.A., Ph.D. Dalam symposium ini, UPI meraih beberapa penghargaan best poster yaitu: Juara pertama Agung Febriana Hermawan Mahasiswa Departemen Teknik Elektro FPTK UPI, Juara kedua: Lisa aslamiah (Mahasiswa Departemen Pendidikan Biologi, FPMIPA UPI, Juara ketiga: Qotrunnada (Mahasiswa Departemen PKK FPTK UPI First runner up best poster : Galuh Chisty (Mahasiswa Teknik Logistik FPTK UPI, Second runner up best poster: Lilis Suryani (Mahasiswa PGSD FIP UPI, Third runner up best poster: Arief Khairi Mahasiswa Departemen Pendidikan Teknik Elektro FPTK UPI (ABN)

Sumber : https://berita.upi.edu/kantor-...

Read More
Kemendikbud Resmikan Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet 2020

Jakarta, Kemendikbud – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim meresmikan kebijakan bantuan kuota data internet tahun 2020, secara virtual, Jumat (24/09). Kebijakan ini diharapkan dapat membantu akses informasi bagi guru, siswa, mahasiswa, dan dosen dalam menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama masa pandemi.

Peresmian disaksikan langsung secara virtual oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan para Direksi operator seluler yang ada di Indonesia yakni Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, AXIS, 3 (Tri), dan Smartfren.

Terlaksananya kebijakan ini adalah hasil koordinasi antara Kemendikbud dengan pemangku kepentingan lainnya yakni Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Mendikbud mengatakan keterbatasan ketersediaan paket data internet bagi pendidik dan peserta didik selama ini menjadi salah satu kendala yang dihadapi selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Solusinya, Kemendikbud beserta pemangku kepentingan lainnya memberikan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen selama empat bulan senilai Rp 7,2 triliun.

"Saya bersyukur atas kerja sama dan koordinasi yang baik lintas kementerian dan lembaga sehingga kebijakan bantuan kuota data internet dapat terealisasi. Seluruh penerima manfaat yakni peserta siswa, guru, mahasiswa, dan dosen akan mendapatkan kuota internet sesuai yang diperlukan selama empat bulan ke depan," tutur Mendikbud.

Menkominfo Johnny G. Plate menyampaikan rasa syukur bahwa asistensi fiskal melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diberikan untuk mendukung PJJ bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen bisa terwujud dengan kerja keras Mendikbud, Menteri BUMN, Menteri Keuangan, Bappenas, dan banyak pimpinan lembaga lainnya serta keberpihakan dari Presiden Joko Widodo untuk mengerjakan ini.

“Asistensi fiskal diberikan kepada 60 juta siswa untuk pendidikan umum maupun pendidikan khusus. Tentunya asistensi ini sangat bermanfaat. Apalagi Menteri Nadiem sudah mengatur alokasi pemanfaatannya dengan baik. Saya kira ini keputusan yang baik sekali,” ujar Menkominfo.

Dari sisi Kemenkominfo, dia memastikan operator seluler terus menjaga kualitas jaringan agar terjaga dengan baik. “Kami meminta agar operator seluler turut mengambil bagian penting untuk memerhatikan betul kondisi jaringan di lokasinya masing-masing. Perhatian dari seluruh pemangku kepentingan ini sangat berpengaruh besar terhadap proses belajar-mengajar,” katanya.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan kerja sama ini adalah hal yang sangat positif karena negara hadir untuk rakyat, bekerja baik untuk rakyat, dan bekerja 24 jam untuk rakyat.

“Program kerja kami dari awal tidak pernah berubah. Indonesia sehat, Indonesia bekerja, Indonesia tumbuh adalah tiga strategi yang dijalankan secara baik. Kebijakan bantuan kuota data internet menjadi bagian dari Indonesia tetap kerja,” jelas Menteri BUMN.

Bantuan kuota data internet yang diberikan pemerintah terdiri dari dua jenis, yakni kuota umum dan kuota belajar. Kuota umum berarti yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi, sedangkan kuota belajar berarti yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran dengan daftar yang tercantum pada http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.  

Alokasi kuota yang diberikan yakni untuk peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 20 GB/bulan, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah 35 GB/bulan, pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah 42 GB/bulan, serta untuk mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan. Seluruhnya mendapatkan kuota umum sebesar 5 GB/bulan, sisanya adalah untuk kuota belajar.

Mendikbud mengatakan kuota internet akan dibagikan merata kepada seluruh pendidik dan peserta didik yang telah terdaftar. Para orang tua siswa pun tidak perlu khawatir jika anak-anak mereka belum mendapatkan bantuan kuota, karena mekanisme penyaluran bantuan kuota data internet dilakukan secara bertahap.

Mekanisme pemberian bantuan kuota data internet diawali dengan pendataan dan verifikasi nomor ponsel. Kedua, Kemendikbud melakukan verifikasi dan validasi nomor ponsel oleh operator seluler. Ketiga, penerbitan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Dan terakhir, pemutakhiran nomor ponsel.

Untuk bulan pertama, tahap pertama bantuan kuota diberikan pada 22-24 September 2020, disusul tahap kedua pada 28-30 September 2020. Kuota berlaku 30 hari terhitung sejak diterima oleh nomor ponsel.

Untuk bulan kedua, bantuan kuota diberikan pada 22-24 Oktober 2020 untuk tahap I, 28-30 Oktober 2020 untuk tahap II yang berlaku selama 30 hari terhitung sejak diterima nomor ponsel. Sedangkan untuk bulan ketiga dan keempat, tahap I diberikan pada 22-24 November dan tahap II pada 28-30 November 2020 yang berlaku selama 75 hari sejak diterima nomor ponsel pendidik dan peserta didik.

Jika pendidik dan peserta didik belum menerima bantuan, Mendikbud meminta agar segera melapor kepada pimpinan satuan pendidikan untuk mendapatkan bantuan kuota belajar dengan menyampaikan nomor ponsel yang akan didaftarkan dan segera mengecek ke operator sekolah atau kampus untuk memastikan nomor telah terdaftar dan aktif.

“Saya meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena seluruh pendidik dan peserta didik akan mendapatkan bantuan karena penyaluran dilakukan secara bertahap dan masa berlaku terhitung sejak bantuan kuota belajar diterima,” ujar Mendikbud.

Setelah meresmikan, Mendikbud berbincang secara virtual bersama para penerima bantuan kuota data internet kepada pendidik Santi Kusuma Dewi, guru SMP Islam Baitul Izzah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur; Nuriyani Kobandaha dan Gita Kobandaha, perwakilan orang tua Keyra Divia SD Negeri 1 Tanoyan Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara; serta Harris Munandar, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat.

Mendikbud menanyakan bantuan kuota data internet akan dimanfaatkan apa saja oleh Santi dan yang lainnya. Menurut Santi, perbedaan yang luar biasa. Kalau dahulu sebelum ada bantuan dari pemerintah, siswa mengalami kesulitan karena mahalnya kuota yang harus mereka beli, kurangnya infrastruktur yang ada.

“Saya di sini merasa mendapatkan kenikmatan menggunakan teknologi dalam pembelajaran tapi setelah mendengar Pak Erick (Menteri BUMN) menjelaskan bahwa kita sedang berjuang untuk memperbaiki infrastruktur agar seluruh pelosok negeri di Indonesia mendapatkan internet yang sama itu seperti mimpi yang jadi nyata. Saya sangat senang sekali kalau pemerintah sudah berupaya untuk memberikan fasilitas berarti kita sebagai guru juga harus memperbaiki kualitas kita dalam pembelajaran,” kata Santi.

Sementara itu menurut Gita Kobandaha, bantuan kuota internet Ia akan manfaatkan dengan baik untuk belajar. “Yang pertama dipakai untuk belajar, pak, karena di sini PJJ-nya pakai jaringan. Jadi kalau kami dapat bantuan itu alhamdulillah bersyukur karena termasuk di sini ekonomi daerahnya masih rendah. Jadi kasihan pak kalau teman-teman atau anak-anak biasanya cuma pinjam kuota,” ujarnya.

Harris menyampaikan bahwa Ia sangat mengetahui berapa kuota yang habis jika digunakan untuk PJJ. Dia mencontohkan satu video conference bisa menghabiskan hampir 1 GB. “Alhamdulillah dapat bantuan 50 GB dari Kemendikbud dan Tri memberikan 30+6 GB. Apalagi saya mahasiswa informatika. Alhamdulillah terbantu. Jadi overall sangat membantu. Saya di perbatasan, ada yang belum mendapatkan infrastruktur sinyal, apalagi di dekat perbatasan Malaysia sangat sulit mendapatkan sinyal, harus di satu tempat. Tapi secara keseluruhan, sangat membantu, apalagi saya mahasiswa yang tugasnya sangat banyak. Terima kasih, Mas Menteri,” jelasnya.

Mendikbud kembali mengatakan seperti yang disampaikan Menkominfo bahwa saat ini peningkatan konektivitas menjadi prioritas pemerintah selama dua tahun belakangan. Seiring dengan itu, Kemendikbud juga sedang menyiapkan modul untuk PAUD dan SD yang dapat diakses dan dipakai secara luar jaringan (luring).

"Saya berharap seluruh pendidik dan peserta didik dapat memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan kuota data internet tersebut untuk belajar," tutup Mendikbud.

Terkait pengawasan kebijakan bantuan kuota data internet, Kemendikbud bekerja sama dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Masyarakat juga dapat melakukan pengawasan jika terdapat penyimpangan dengan melaporkannya kepada Unit Layanan Terpadu (ULT) Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud di laman http://ult.kemdikbud.go.id/. Untuk pertanyaan teknis dapat ditanyakan ke layanan pelanggan masing-masing operator seluler dan ULT Kemendikbud.

https://www.kemdikbud.go.id/ma...

Sumber : 

Read More
Visitasi Audit Mutu Internal (AMI) Prodi Pendidikan Tata Boga Departemen PKK FPTK UPI

Berdasarkan landasan hukum: Bab III Pasal 52 Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi bahwa (1) Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi merupakan kegiatan sistemik untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan. (2) Penjaminan mutu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendali. Salah satu aktivitas untuk meningkatkan kualitas mutu yang baik Universitas Pendidikan Indonesia melakukan program Audit Mutu Internal (AMI) tidak terkecuali bagi Program Studi Pendidikan Tata Boga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan.

Bertempat di ruang Laboga Program Studi Pendidikan Tata Boga, lantai satu Gedung A FPTK UPI Tim auditor AMI untuk Program Studi Pendidikan Tata Boga, Dr. Yulia Rahmawati, M.Si selaku ketua prodi, dan Dr. Rita Patriasih, S.pd, M.Si  selaku Gugus Kendali Mutu Prodi  dan TIM Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga FPTK UPI.

Asesor menyampaikan bahwa tujuan visitasi AMI bukan semata-mata untuk menilai baik atau buruk, akan tetapi agar Departemen dan Prodi lebih siap dan lebih baik lagi dalam menjalankan tugasnya.

Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTK UPI telah mempersiapkan lampiran dokumen penunjang Instrumen AMI. Dokumen yang berkaitan dengan Proses Pembelajaran mulai dari profil lulusan, perubahan kurikulum, perencanaan dan proses pembelajaran, Kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat para Dosen, jurnal Dosen dan mahasiswa sampai pada kepuasan dan keberhasilan mahasiswa.



Read More
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTK UPI Raih Juara Culinary Expo 2020

Dini Maharani dan Indah Bariyah, keduanya merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (FPTK UPI) berhasil menjadi Juara pertama diraih Dini Maharani dan Indah Badriyah meraih Juara Ketiga, keduanya mengikuti lomba untuk kategori Modifikasi Kue Tradisional pada acara Culinary Expo 2020, pada 9 November 2020 lalu. Pengumuman pemenang  diumumkan secara virtual melalui Aplikasi Zoom Meeting. Kedua Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga tersebut berhasil menyingkirkan ratusan peserta lainnya.

Culinary Expo 2020 merupakan sebuah event tahunan Seni Kuliner yang diselenggarakan oleh Mahasiswa/i Prodi Tata Boga Universitas Negeri Jakarta yang telah diselenggarakan untuk kelima kalinya pada tahun ini. Event ini bertujuan untuk mengasah kemampuan Siswa/i atau Mahasiswa/I dalam bidang kebogaan. Culinary Expo 2020 diadakan secara daring dengan beberapa lomba dan seminar. Tema Culinary Expo tahun ini adalah : Milenial Muda Produktif dan Kreatif. Lomba diadakan mulai tanggal 2 Oktober 2020 - 2 November 2020, dan Seminar pada tanggal 09 November 2020. Berbagai perlombaan diantaranya: Modifikasi Kue Tradisional, Dessert Vlog, Food Photography. Lomba modifikasi kue tradisional merupakan lomba dimana peserta dapat memodifikasi kue tradisional menjadi suatu hidangan yang enak, menarik, dan memiliki nilai jual.

Dini Maharani menyajikan makanan Modifikasi Kue Tradisional yang ia namai Kue Lapis Ubi Ungu. Dalam akun instagram pribadi miliknya @diniculinary. Dini menjelaskan bahwa Kue lapis merupakan salah satu kue tradisional Indonesia dengan ciri khas yang unik yaitu bentuk kue yang berlapis-lapis dengan penyajian yang sederhana. Biasanya kue lapis terdiri dari dua warna yang berasal dari ekstrak daun pandan/suji atau pewarna makanan. Kali ini kue lapis dimodifikasi dengan penambahan ubi ungu guna menambah nilai nutrisi didalamnya dan memunculkan karakteristik warna ungu alami. Selain itu lapisan dibuat dua tekstur yaitu lapisan berwarna putih menggunakan resep asli kue lapis dengan tekstur kenyal dan lembut, sedangkan lapisan berwarna ungu merupakan bolu kukus berbahan dasar tepung beras dan ubi ungu dengan tekstur yang lembut dan empuk. Kue lapis diolah dengan teknik dikukus per lapis. Penyajiannya dilengkapi dengan sweet potato whip cream, buah nangka, daun mint dan coral tuile untuk membuat tampilannya lebih menarik serta menggugah selera. Tampilan dan karakteristik kue lapis menjadi lebih moderen, diharapkan masyarakat terus mengonsumsi makanan tradisional agar eksistensinya tetap terjaga.

Pada kesempatan yang sama, Indah Badriyah menyajikan makanan Modifikasi Kue Tradisional yang ia namai Kue Awuk-Awuk Lapis Pandan. Dalam akun instagram pribadi miliknya @indahbdryh, Indah menjelaskan bahwa Kue Awuk-Awuk merupakan makanan khas Jawa Tengah. Awuk-awuk adalah kue basah tradisional Indonesia yang memiliki rasa manis, legit dan sedikit gurih. Kue ini biasanya tersedia di pasar pasar tradisional di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kue Awuk-awuk umumnya diberi warna agak kemerahan pada bagian atas kuenya. Kue ini terbuat dari adonan tepung ketan, parutan kelapa serta gula, dengan disajikan dipotong kotak-kotak. Seiring waktu kue tradisional yang diolah dengan cara di kukus ini sudah sulit ditemukan.

"Saya membuat kue awuk-awuk dengan tampilan berbeda dimana saya buat dengan berlapis ketan pandan yang kenyal dan tanpa menghilangkan ciri khas pada kue awuk-awuk. Hidangan ini saya buat dengan gula merah sebagai sauce dan ditambahkan crumble sagon. Kue awuk-awuk lapis pandan ini dibuat agar masyarakat bisa kembali melihat bahwa kue tradisional yang sudah jadul ini bisa dinikmati dengan tampilan lebih cantik dan disukai banyak masyarakat. Dirinyapun tidak pelit untuk berbagi resep Kue Awuk-awuk lapis pandan. Dalam mengikuti lomba ini saya mendapatkan bimbingan dari Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga yaitu Dr. Hj. Ai Nurhayati M.Si,”ujar Indah. (Dokumentasi diambil dari instagram yang bersangkutan)



Read More
Merdeka Belajar - Kampus Merdeka?

Merdeka Belajar – Kampus Merdeka Dalam rangka merespons tantangan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim meluncurkan kebijakan untuk perguruan tinggi yang dikenal dengan “Merdeka Belajar – Kampus Merdeka” pada Januari 2020 lalu. Merujuk pada Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran dan lulusan perguruan tinggi, konsep yang ditawarkan founder Gojek ini bertujuan mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk membangun rencana strategis dalam mempersiapkan kompetensi mahasiswa secara matang untuk lebih gayut dan siap dengan kebutuhan zaman. Adapun empat program utama yaitu, kemudahan pembukaan program studi baru, perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi, kemudahan perguruan tinggi negeri menjadi PTN berbadan hukum, dan hak belajar bagi mahasiswa untuk mengambil tiga semester di luar program studinya. Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan lulusan, kebijakan Mendikbud ini dapat dijadikan rujukan oleh seluruh perguruan tinggi karena pembelajaran yang berfokus pada mahasiswa (student centered learning) ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, kepribadian, dan kebutuhan masing-masing. Adapun beberapa bentuk kegiatan pembelajaran yang berlandaskan pada Permendikbud No. 3 tahun 2020 Pasal 15 Ayat 1, antara lain magang/praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, riset, pertukaran pelajar, membangun desa/kuliah kerja nyata tematik, dan studi proyek independen.

Secara garis besar, kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan (baik soft skills maupun hard skills) agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman karena melalui berbagai program berbasis experimental learning ini mahasiswa difasilitasi untuk dapat mengembangkan potensinya sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing. Oleh karena itu, mereka juga dituntut untuk mengembangkan kemandirian dengan terjun langsung ke lapangan untuk mencari dan menemukan pengetahuan serta pengalaman melalui kenyataan lapangan seperti kualifikasi kemampuan, permasalahan nyata, kolaborasi-interaksi sosial, pengelolahan/manajemen diri, target dan pencapaian. Dengan memberikan hak dan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengambil tiga semester di luar program studinya, kompetensi mahasiswa akan lebih beragam dan lebih siap untuk menghadapi persaingan dalam skala nasional maupun global. Misalnya, mahasiswa Sastra Inggris. Keahlian utamanya adalah kemampuan berbahasa Inggris, menulis, dan analisis. Sementara, lulusannya banyak yang bekerja sebagai penulis, jurnalis, pembaca berita, PR di start-up company maupun perusahaan dalam dan luar negeri, asisten peneliti, pegawai di kedutaan asing, dan lain-lain. Untuk memantapkan keahlian sebelum memasuki dunia kerja, mereka dapat mengambil mata kuliah pendukung di luar program studi misalnya mata kuliah Jurnalistik, Public Relations atau Manajemen Komunikasi yang ditawarkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi. Selain itu, mereka bisa mengambil mata kuliah lintas fakultas, misalnya, Marketing di Fakultas Ekonomi karena mata kuliah tersebut memiliki relevansi yang erat dengan keahlian berbahasa, dan mengambil mata kuliah Ilmu Hukum Dasar di Fakultas Hukum untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai peraturan, kesadaran hukum, dan menghindari penipuan hukum, seperti kontrak kerja perusahaan yang perlu pemahaman hukum yang baik. Mereka juga dapat mengasah literasi komputer dan digital mereka melalui mata kuliah yang ditawarkan oleh Jurusan Ilmu Komputer, atau mereka juga dapat magang atau melakukan Praktik Kerja Lapangan di perusahaan media dan televisi untuk mendapatkan pengalaman riil tentang dunia kerja yang akan mereka jalani nanti setelah lulus. Oleh karena itu, apabila program Merdeka Belajar ini dirancang secara matang dan diimplementasikan dengan baik, soft dan hard skills akan terbentuk secara lebih kuat dan lebih siap dalam menghadapi kebutuhan zaman. Tantangan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka Terlepas dari berbagai peluang positif yang dijanjikan oleh kebijakan ini, Program Kampus Merdeka juga memiliki tantangan tersendiri karena untuk mencapai hasil maksimal, perguruan tinggi harus mempersiapkan diri baik secara sumber daya manusia maupun fasilitas, serta merancang kurikulum yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Setidaknya tantangan yang akan dihadapi di antaranya akan adanya kemungkinan kesulitan dalam penangan administrasi mahasiswa yang pindah dari satu prodi ke prodi lainnya, atau bahkan dari satu kampus ke kampus lainnya, terkait hal lainnya, akan ada pula perbedaan standar penilaian antara satu perguruan tinggi dengan perguruan tinggi lainnya. Tantangan berikutnya, mahasiswa kemungkinan tidak bisa bebas memilih mata kuliah, karena harus ada pemahaman terhadap pengantar mata kuliah dalam suatu prodi tertentu. Tantangan lainnya, kompetensi lulusan menjadi lebih gerenalis dan kurang spesifik dalam keilmuannya. Konsep kampus merdeka juga menghadapi tantangan dan boleh jadi akan berjalan kurang maksimal mengingat ketimpangan kualitas perguruan tinggi di Indonesia masih sangat tinggi. Sementara itu, kualifikasi pembukaan program studi baru juga dinilai memberatkan perguruan tinggi yang belum mapan karena salah satu syaratnya harus ada kerja sama dengan perusahaan atau organisasi nirlaba, institusi multilateral, atau universitas bereputasi yang masuk dalam peringkat 100 besar dunia. Tidak hanya itu, sistem akreditasi juga dinilai terlalu sulit karena penilaiannya diukur dari jumlah mahasiswa yang tidak boleh turun secara kuantitas dan tidak boleh ada laporan negatif dari pengguna terkait dengan kinerja program studi dan institusi perguruan tinggi. Namun, terlepas dari peluang dan tantangan dari kebijakan ini, yang terpenting adalah bagaimana perguruan tinggi mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, berkepribadian, dan berkarakter yang tidak tercerabut dari budayanya karena kualitas-kualitas tersebutlah yang akan berkontribusi positif terhadap kesejahteraan kehidupan bangsa.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Merdeka Belajar–Kampus Merdeka: Antara Peluang dan Tantangan", Klik untuk baca:

https://www.kompas.com/edu/read/2020/09/15/094940671/merdeka-belajarkampus-merdeka-antara-peluang-dan-tantangan?page=all.

Editor : Heru Margianto


Read More
Lima Kiat Makanan Sehat dari UNICEF

Pandemi penyakit akibat virus corona (COVID-19) telah mengubah kehidupan banyak keluarga di seluruh dunia. Penutupan sekolah, serta pergerakan yang terbatas membuat orang tua mereka harus menyeimbangkan kehidupan dengan berbagai peran di rumah selama hampir sepanjang hari: mengasuh anak, bekerja, dan menyelesaikan tugas-tugas lain. Dalam situasi ini, menentukan menu makan untuk keluarga pun bisa terasa sulit.

Keadaan bertambah berat karena sebagian orang memborong stok makanan, sementara sistem pasokan pangan terganggu. Akibatnya, beberapa jenis pangan mungkin menjadi langka. Bagi banyak orang, tantangan pangan bukan hanya seputar ketersediaan, tetapi juga kondisi finansial—tidak sedikit yang kehilangan pekerjaan dan pendapatan pada masa ini.  Dalam situasi sulit ini, dapat dimengerti jika orang tua cenderung mengandalkan makanan siap saji atau makanan olahan sebagai pilihan cepat dan terjangkau. Akan tetapi, masih ada pilihan makanan sehat yang tidak kalah praktis dan murah untuk disajikan. Simak lima kiat berikut untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan makanan bervariasi dan bergizi untuk tumbuh kembang optimal dan membangun kebiasaan makan sehat.

Lima Kiat Makan Sehat

1. Jaga asupan buah dan sayuran

Membeli, menyimpan, dan memasak sayuran segar tidak selalu mudah saat pergerakan kita terbatas, terutama saat orang tua diminta mengurangi kegiatan di luar rumah. Namun, kapan pun ada kesempatan, pastikan anak mengonsumsi banyak buah dan sayur. Belilah produk segar setiap kali ada kesempatan. Tidak hanya dimakan segar, buah dan sayur juga bisa dibekukan tanpa mengurangi kandungan gizi dan rasanya. Gunakan bahan segar untuk memasak sup, tumis-tumisan, atau sajian lain dalam porsi besar. Sisihkan sebagian untuk dimakan selama beberapa hari ke depan. Makanan juga dapat dibekukan kemudian dihangatkan kembali dengan cepat.  

2. Saat tidak tersedia bahan pangan segar, sebagai alternatif bisa menggunakan bahan pangan beku atau kaleng

Pangan segar hampir selalu merupakan pilihan yang terbaik. Namun, saat pangan segar sulit didapat, terdapat pilihan lain yang mudah disimpan dan disiapkan. Ikan kaleng seperti sarden, makerel, dan salmon kaya protein, asam lemak omega 3, dan vitamin serta mineral. Ikan kaleng bisa dimasak dan disajikan hangat sebagai salah satu menu utama. 

Untuk sayuran kaleng seperti tomat, kandungan gizinya biasanya lebih rendah dibandingkan tomat segar. Namun, tetap bisa menjadi pilihan saat sayur segar atau sayur beku tidak tersedia.  Kacang-kacangan (kacang hijau, kacang hitam, dll) dan jagung juga bergizi dan tahan disimpan dalam jangka waktu lama. Sebagai sajian, rasanya lezat dan mengenyangkan. 

3. Sediakan camilan sehat

Anak-anak umumnya mengudap satu atau dua kali sehari agar tetap bertenaga. Ganti pilihan kudapan manis atau dan asin, seperti permen dan keripik, dengan makanan yang lebih sehat: berbagai kacang, keju, yoghurt (idealnya tanpa tambahan gula)jajan pasar seperti ketimus, nagasari, arem-arem, atau buah potong atau kering, telur rebus, atau dan opsi kudapan sehat lain yang tersedia. Pilihan-pilihan ini lebih bergizi, lebih mengenyangkan, dan membantu membangun kebiasaan makan sehat sejak kecil.

4. Batasi konsumsi pangan olahan

Mengonsumsi bahan segar memang tidak selalu bisa dilakukan, tetapi cobalah batasi konsumsi pangan olahan. Makanan siap saji, camilan kemasan, dan makanan manis biasanya tinggi lemak jenuh, gula, dan garam. Saat belanja, pastikan membaca label nutrisi gizi terlebih dahulu dan usahakan untuk memilih produk yang lebih sehat. Selain itu, usahakan untuk minum air putih dan hindari minuman berpemanis. Jika ingin memberikan rasa pada minuman, campurkan buah atau sayur seperti lemon, jeruk nipis, irisan timun, atau buah lainnya. 

5. Jadikan acara memasak dan makan sebagai rutinitas menyenangkan bersama keluarga

Memasak dan makan bersama adalah cara yang sangat baik untuk membangun rutinitas keluarga yang sehat, menghangatkan hubungan keluarga, dan bersenang-senang bersama. Setiap kali ada kesempatan, minta anak untuk membantu memasak dan menyiapkan makanan. Anak yang lebih kecil dapat membantu mencuci atau memilah bahan makanan, sementara anak yang lebih tua diberikan tugas yang lebih sulit dan diminta menata meja. Sebisa mungkin, cobalah untuk makan bersama pada jam-jam tertentu. Rutinitas yang terstruktur dan terjadwal bisa membantu mengatasi rasa gelisah pada anak di tengah situasi tidak menentu seperti sekarang.

Sumber :

https://www.unicef.org/indones...



Read More
Prodi Pendidikan Tata Boga menyelenggarakan Workshop Persiapan Akreditasi Internasional (AQAS)

Visi Prodi Pendidikan Tata Boga adalah Menjadi program studi pelopor dan unggul dalam penyelenggaraan pendidikan Tata Boga.

Sebagai bentuk perwujudan visinya tersebut salah satunya adalah dengan mengikuti Akreditasi Internasional AQAS (The Agency for Quality Assurance through Accreditation of Study Programs).

Dalam rangka memenuhi kelengkapan akreditasi Internasional AQAS, Pada hari ini, jum’at 04 Desember 2020 melalui daring Dr. Yulia Rahmawati, M.Si selaku Ketua Prodi mengundang seluruh Dosen Prodi Pendidikan Tata Boga Departemen PKK FPTK UPI untuk melakukan kegiatan Workshop Penyusunan perangkat pembelajaran yang sesuai Guideline dan Template yang telah diberikan oleh pihak AQAS, pelaksanaan kegiatan workshop ini di awali oleh sambutan sekaligus pembukaan yang disampaikan oleh Dr. Cica Yulia, S.Pd., M.Si selaku Ketua Tim AQAS. Kegiatan workshop ini dipandu langsung oleh narasumber yaitu Bapak Dr. Sambas Ali Muhidin., S.Pd. M.Si sebagai Pendamping Cluster 7 untuk Cluster Vokasi dan Dosen Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran FPEB UPI. 


Read More
Prestasi Mahasiswa Pendidikan Tata Boga di "Student Achievement Siliwangi Award 2020"

Selamat kepada Dini Maharani, Arya Galih dan Dekha Ramtanu Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga angkatan 2016 yang mendapatkan penghargaan “Student Achievement Siliwangi Award 2020” dari UPI.

Read More
Pelantiikan Dekan FPTK UPI Masa Bhakti 2021-2025

Selamat atas pelantikan Dr. Iwa Kuntadi, M.Pd Sebagai Dekan Fakuktas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UPI Masa Bakti 2021-2025, dan Kami ucapkan Terima Kasih atas Dedikasi dan Pengabdian Prof. Dr. Mokhamad Syaom Barliana, M.Pd., M.T Sebagai Dekan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UPI Masa Bakti 2016-2020.. 

Read More
Prestasi Isma Nur Afifah di Pilmapres FPTK UPI Tahun 2021

Selasa, 2 Maret 2021 – Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan resmi melakukan penobatan Mahasiswa Berprestasi yang sebelumnya telah diseleksi selama dua hari pada 10 – 11 Februari 2021 secara daring. Peserta yang terlibat merupakan delegasi dari tiap program studi di FPTK dan telah diberi pembekalan selama satu tahun. Masing-masing peserta pun diberi pembekalan lebih lanjut dari Dosen Pembimbing program studi yang bersangkutan.

Pada Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tahun 2021 ini, Program Studi Pendidikan Tata Boga berhasil mengantongi juara ke-3, diraih oleh Isma Nur Afifah dengan Dosen Pembimbing Dr. Ai Mahmudatussa’adah, M.Si., Dr. Rita S.Pd, M.Si., dan Dr. Cica Yulia, S.Pd, M.Si dengan berbekal Karya Tulis Ilmiah yang berjudul “EMAS, E-Modul Anti Stunting sebagai Media Edukasi Pasangan Muda dalam Mewujudkan Kehidupan Sehat dan Sejahtera”. Adapun juara pertama berhasil diraih oleh Salsabila Miyazumi Amri (Pendidikan Teknik Sipil), dan juara kedua Muhammad Oka Ramadhan (Pendidikan Teknik Agro Industri).

Rangkaian pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2021 tingkat fakultas ini meliputi seleksi administrasi, mulai dari CV, Rekapitulasi IPK, Karya Tulis Ilmiah, hingga Capaian Prestasi yang diunggulkan, serta lampiran-lampiran lainnya. Setelah lolos seleksi administrasi, peserta mengikuti tes tertulis, yaitu tes wawasan umum, tes bahasa Inggris, dan asesmen kelompok pada. Seleksi terakhir adalah presentasi karya tulis ilmiah, presentasi Who am I, diakhiri dengan Focus Group Discussion berbahasa Inggris.

Mengingat seluruh rangkaian kegiatan seleksi dilakukan secara tatap maya, tentu tidak terlepas dari kendala-kendala teknis seperti jaringan yang kurang memadai, mis-komunikasi, dan lain-lain. Akan tetapi semua kendala tersebut tidak turut menurunkan semangat peserta dalam mengikuti rangkaian seleksi. Seleksi ditutup dengan dilaksanakannya penobatan Juara 1-3 secara semi daring, dimana peserta yang menjadi juara tersebut hadir di tempat penobatan sekaligus penyerahan sertifikat yakni di Ruang Rapat Selatan FPTK, dan ruang tatap maya dengan media Zoom Meeting.

Selepas dilaksanakannya PILMAPRES tingkat fakultas ini, FPTK siap mengikuti Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat Universitas. Tentunya, besar harapan semua petinggi dan warga fakultas agar FPTK menorehkan kembali prestasi gemilang, begitu pula dengan Program Studi Pendidikan Tata Boga.

Read More
Pengembangan Wisata Kulindes Berbasis Pangan Lokal

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA melalui Program Studi Pendidikan Tata Boga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK), meluncurkan Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan Tema : Pengembangan Wisata Kulindes (Kuliner Pedesaan)  Berbasis Pangan Lokal di Desa Pangauban Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 25 Maret 2021 diikuti Pimpinan Fakultas, Departemen, Program Studi, dan Dosen. Sedangkan dari Pemerintah Desa Pangauban diikuti Kepala Desa, Ketua Tim Penggerak PKK, Jajaran LPMD, Ketua BUMDES, dan Para Kader PKK dan Dasa Wisma, Tim Pendamping dari Kecamatan Batujajar.

Dekan FPTK Dr. Iwa Kuntadi, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan program rutin dilaksanakan oleh FPTK karena merupakan kewajiban Tri Darma Perguruan Tinggi. Dekan berharap pengabdian ini dapat berkontribusi dan memberi nilai tambah terhadap yang sudah dimiliki atau sudah ada di desa. Para narasumber dari Program Studi Tata Boga antara lain Ade Juwaedah, MPd., dan Drs. Karpin, MPd.

Ketua Departemen Dr. Sri Subeksi, M,Si., dan Ketua Program Studi Dr. Yulia Rahmawati, M.Si., menyampaikan bahwa program pengabdian ini ditujukan untuk memperkuat atau meningkatkan kualitas produk kuliner yang telah dihasilkan dari kreativitas ibu-ibu kader PKK, Dasa Wisma, dan Warga Desa Pangauban pada umumnya.

Kepala Desa Pangauban Drs. Ade Sulaeman, dan Ketua Tim Penggerak PKK Imas Widaningsih, menyambut baik dan senang sekali dengan kerjasama tersebut seiring dengan Desa Pangauban memang berbenah diri termasuk menjadi Desa Wisata, walaupun tahun 2021 ini masih fokus pada panaggulangan dan edukasi terkait pandemi covid 19. Tahun ini kami masih menahan diri dan bersabar karena selain anggaran yang difokuskan pada Covid 19, juga mengatur dan menghindarkan adanya kerumuan orang yang berpotensi melanggar protokol kesehatan ujar Ade Sulaeman. Semoga selepas pandemi Covid 19, program-program unggulan akan segera dipublikasi dan disosialisaaikan kepada semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berupa pelatihan yang dipimpin oleh Dra. Elly Lasmanawati Wiraatmadja, M.Si. bertempat di salah satu destinasi wisata Vila Perancis  yang meliputi teori dan praktik pembuatan beberapa makanan sehat dengan bahan baku yang mudah didapat dan dibudidayakan oleh warga seperti pepaya, salak, lidah buaya, singkong, dan jeruk peras. Adapun jenis makanan yang dihasilkan antara lain abon, nugget, minuman segar, permen coklat, bolu gulung, onggol-ongol asin, dan manisan. Selain pelatihan pembuatan makanan, para peserta juga mendapat pelatihan usaha yang meliputi kalkulasi modal dan penjualan, kemasan, dan pemasaran. Praktik pembuatan dibagi kedalam 5 kelompok berdasarkan produk yang akan dibuat.

Pada akhir kegiatan, semua kelompok menyampaikan presentasi dan ekspose dan dilakukan penilaian oleh tim yang diketuai oleh Dr. Cica Yulia, S.Pd., M.Si. Hasil evaluasi produk makanan, tim evaluasi menyatakan bahwa makanan yang dihasilkan sudah memenuhi kelayakan berdasarkan berbagai aspek seperti kesehatan, rasa, bentuk, dan kemasan atau penyajian.

Sebagai tindaklanjut kegiatan, Tim Penggerak PKK Desa Pangauban akan segera menyusun program implementasi keterampilan dan kreativitas pada kader yang telah mendapat pembekalan dari kegiatan ini. 

Link Sumber :

https://www.kompasiana.com/sya...


Read More
Soft Opening Coffee Corner Cafe Laboga FPTK UPI

Telah dilaksanakannya Soft-Opening Cafe Laboga FPTK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada Rabu (24/3/2021) oleh Prodi Pendidikan Tata Boga FPTK UPI,  hal ini menjadi kabar gembira untuk mahasiswa UPI khususnya mahasiswa Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Coffee Corner ini didirikan oleh Prodi Pendidikan Tata Boga FPTK UPI.  Kafe yang terletak di Gedung A FPK cafe laboga, dibuka secara resmi oleh Rektor UPI yaitu Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A, ES.,didampingi oleh Dekan FPTK Bapak Dr. Iwa Kuntadi, M.Pd dan Ketua Prodi pendidikan Tata Boga, Dr. Yulia Rahmawati, M.Si beserta Jajarannya. dengan dilaksanakannya acara gunting pita oleh Bapak Rektor yang merupakan simbolis bahwa Coffee Corner Cafe Laboga FPTK UPI resmi dibuka. 










Read More
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhhan 1442 H

Marhaban ya Ramadhan

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhhan 1442 H.

Read More
Persiapan Gebyar Cipta Boga

Rabu, 14 April 2021, Pada perkuliahan Cipta Karya Bidang Boga mendatangkan Dosen Tamu Ibu Leni Mulyani, M.Pd Ketua Korwil Jawa Barat - Aliansi Kuliner Indonesia.
Pada perkuliahan yang diselenggarakan melalui ZoomMeet dibahas terkait persiapan dalam penyelenggaraan gebyar cipta boga yang akan diselenggarakan oleh Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga angkatan 2018. Dosen pengampu mata kuliah yaitu Dra. Sudewi, M.Si, Dr. Rita Patriasih, M.Si dan Asep Maosul, M.Pd berharap dengan adanya masukan dari praktisi atau ahli dalam penyelenggaraan event di bidang kuliner dapat memberikan wawasan dan pengetahuan kepada mahasiswa terkait gebyar cipta boga yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

Read More
UPI LAKSANAKAN VAKSINASI BAGI 2000 DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

Bandung –  UPI sedang  memvaksin  tenaga dosen dan kependidikan sebanyak 2000 \vaksinasi mulai mendapatkan suntikan vaksinnya. Pelaksanaan kegiatan vaksinasi yang diadakan UPT Layanan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia ini dibagi menjadi tiga hari hingga 7 April 2021. Peserta vaksinasi yang dilaksanakan di Gymnasium UPI kali ini mayoritas diperuntukan dosen dan tenaga pendidikan UPI yang berusia di bawah 60 tahun. 

Dengan terlaksananya vaksinasi kali ini diharapkan peserta memiliki kekebalan yang lebih baik dalam mencegah virus sehingga pandemi Covid-19 dapat terkendali dan mengurangi penyebaran Virus Corona. dr. Lucky Angkawiajaya Roring, M.Pd., AIFO, Kepala UPT Layanan Kesehatan sebagai ketua pelaksana kegiatan ini berpesan untuk tetap menjaga protokol kesehatan, dan dapat menghubungi kontak yang terdapat dalam buku vaksinasi jika mengalami kendala yang tidak diharapkan pasca penyuntikan vaksinasi.

Vaksinasi untuk dosen dan tenaga pendidik pelayanan publik ini merupakan implementasi dari kebijakan pemerintah yang menetapkan vaksinasi bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam pelaksanaannya tentu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena keterlibatan Dinas Kesehatan setempat, peserta vaksinasi kali ini juga diikuti oleh tenaga profesi kesenian se-Jawa Barat yang berjumlah 500 peserta.

UPT Layanan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia juga bekerja sama dengan RSUD Al-Ihsan yang menyediakan bantuan tenaga kesehatan termasuk dokter spesialis anestesi dan mini ICU untuk perawatan intensif jika ada dari peserta yang mengalami efek samping yang ditimbulkan pasca penyuntikan. 

Terlaksananya kegiatan vaksinasi kali ini melibatkan berbagai instansi pemerintah meliputi Dinas Kesehatan tingkat kota dan provinsi hingga puskesmas wilayah Ledeng, kemudian kerjasama unit internal UPI seperti Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi, Biro Sumber Daya Manusia untuk pendataan, UPT Keamanan dan Ketertiban Kampus untuk keamanan, hingga Biro Sarana dan Prasarana dan UPT Pusat Olahraga Universitas.

Bagi dosen di lingkungan UPI berusia 60 tahun ke atas berdomisili Bandung sudah terlebih dahulu mendapatkan vaksinasinya pada 15 Maret 2021 yang pelaksanaannya berkerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung.

Oleh : 

Tito Edy Priandono

Read More
Penandatanganan MOU Kerjasama antara Prodi Pendidikan Tata Boga UPI dengan Aliansi Kuliner Indonesia

Rabu 03 Februari 2021 Dekan FPTK UPI Dr. Iwa Kuntadi, M.Pd didampingi Dr. Yulia Rahmawati, M.Pd selaku ketua prodi Pendidikan Tata Boga UPI menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Aliansi Kuliner Indonesia.



Read More
4 Tips Sehat Berpuasa di Tengah Pandemi Covid-19

Jakarta, CNN Indonesia -- 

Selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Sama seperti tahun lalu, puasa tahun ini masih berlangsung di masa pandemi virus corona.

Selain suasana yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, puasa tahun ini diwarnai dengan program vaksinasi pemerintah. Berpuasa sebenarnya menyehatkan, namun bagaimana di masa pandemi seperti sekarang ini? Adakah perbedaannya?

"Puasa sehat di masa pandemi tidak jauh beda dengan puasa ramadhan tiap tahunnya," ungkap Martha KurniaKusumawardani dokter spesialis rehabilitasi medik Universitas Airlangga, kepada CNNIndonesia.com, Selasa (13/4).

Namun ketika menjalankan puasa di tengah pandemi ini, Martha memberikan beberapa tips agar puasa bisa berjalan dengan lancar dan sehat.

1. Nutrisi sahur dan buka

Sama seperti puasa di tahun sebelumnya, nutrisi sahur dan buka puasa harus diperhatikan. Ketika puasa, tubuh harus mendapat nutrisi yang cukup agar tetap terjaga kesehatannya.

Dokter spesialis gizi klinis,Tirta Prawita Sari, mengatakan bahwa poin terpenting adalah dengan memastikan kebutuhan zat gizi harian terpenuhi saat sahur dan berbuka puasa. Rata-rata setengah dari kebutuhan energi berasal dari karbohidrat, 30 persen dari lemak, dan 15 persen dari protein.

"Memilih jenis lemak yang baik dan mengurangi gorengan akan membuat tubuh lebih bugar. Pastikan sumber karbohidrat berasal dari bahan karbohidrat kompleks dan sedapat mungkin hindari karbohidrat sederhana, seperti gula dan sirup," ujar Tirta, dalam keterangan resmi dari RSPI, Senin (12/4).

Tak cuma saat sahur, Martha juga mengungkapkan bahwa asupan saat buka puasa juga tak kalah penting.

"Tetap sahur dengan makanan yang bergizi dan mengakhirkan sahur."

2. Tetap beraktivitas

"Selama berpuasa, tetaplah melakukan aktivitas yang biasa dilakukan," kata dia.

"Hanya saja kurangi aktivitas yang dirasa menguras tenaga."

Puasa bukan berarti Anda tak beraktivitas sama sekali alias benar-benar jadi kaum rebahan. Saat berpuasa Anda juga masih bisa beraktivitas seperti biasa, misalnya olahraga, bekerja, mengerjakan berbagai pekerjaan rumah, atau aktivitas lainnya.

3. Jaga Protokol kesehatan

Di masa pandemi seperti saat ini, tugas Anda bertambah untuk menjaga kesehatan diri selama puasa. Meskipun puasa atau saat merasa tubuh lemas saat puasa, Anda tetap harus waspada untuk menjalankan protokol kesehatan.

Satu hal yang harus dijaga adalah protokol kesehatan saat merencanakan buka puasa bersama.

"Tetap jaga protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan."


4. Olahraga

Bulan Ramadan seringkali dijadikan alasan untuk tak berolahraga. Sekilas terlihat masuk akal, karena olahraga membutuhkan tenaga ekstra dan berpotensi membuat Anda lebih cepat haus.

Tapi sebenarnya, jangan jadikan hal tersebut alasan Anda enggan berolahraga. Sejumlah pakar kesehatan mengatakan bulan puasa adalah momen paling tepat untuk meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari.

Dalam menjalankan ibadah puasa, olahraga sebaiknya tidak diabaikan.

"Waktu terbaik untuk berolahraga adalah 30-60 menit sebelum buka puasa dan 60 menit setelah buka puasa, untuk membantu mempermudah rehidrasi," tambah dokter Alia Basalamah dari Fitness First.

Sejumlah pakar kesehatan mengatakan bulan puasa adalah momen paling tepat untuk meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari.

Tak hanya itu, pakar kesehatan pun mengatakan selain menyehatkan Anda juga bisa menurunkan berat badan. Namun, hal ini dapat terwujud jika menjalani olahraga secara rutin dan konsisten, diimbangi konsumsi makan makanan bergizi saat berbuka dan sahur.

"Bagi yang suka berolahraga, bisa mulai mengganti jam olahraganya mendekati buka puasa, tentunya dengan intensitas yang disesuaikan, tidak boleh dipaksakan," kata Martha.

(chs)

Link Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/g...


Read More
Program MBKM di Prodi Pendidikan Tata Boga UPI

Program MBKM di Prodi Pendidikan Tata Boga UPI

Read More
Deskripsi Mata Kuliah Program MBKM

Deskripsi Mata Kuliah Program MBKM 

Read More
Evaluasi Praktikum Cipta Karya Bidang Boga secara Daring

Rabu, 21 April 2021 pada Pertemuan ke-12 mata kuliah Cipta Karya Bidang Boga dilakukan kegiatan Evaluasi Hasil karya praktikum Hidangan Inovasi dan Hidangan Fusion Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga Angkatan 2018 yang dilakukan secara Daring. Dosen Pengampu mata kuliah, yaitu Dra. Sudewi, M.Si, Dr. Rita Patriasih, M.Si dan Asep Maosul, M.Pd dalam evaluasinya menyampaikan bahwa “Kami sangat mengapresiasi hasil praktikum karya mahasiswa yang dilakukan di rumah masing-masing dan dibuat dalam bentuk video dengan berbagai macan kreativitas hidangan, konsep dan inovasi dari mahasiswa, walaupun masih ditengah masa pandemik wabah covid-19 ini”. Selain itu, resep dari hidangan yang dibuat oleh mahasiswa akan di buat karya dalam bentuk Buku Resep dan akan launching pada saat pelaksanaan gebyar cipta boga yang akan datang.

Read More
Hari Kartini 2021

Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang. – R.A Kartini

Civitas Akademika Prodi Pendidikan Tata Boga UPI mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kartini 2021.

Read More
Idul Fitri 1442 H

Sivitas Akademika Prodi Pendidikan Tata Boga Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H. 

Read More
Selamat Jalan Prof. Dr. Hj. Melly Sri Sulastri Rifa'i, M.Pd

Bandung

Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un.Ketua Prodi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Dr. Yulia Rahmawati, M.S.,  bersama seluruh jajaran sivitas akademika Pendidikan Tata Boga UPI menyatakan berduka atas berpulangnya Prof. Dr. Hj. Melly Sri Sulastri Rifa'i, M.Pd., ke Rahmatullah, Senin (03/05/2021), pukul 03.33 WIB, di RS Advent  Bandung. Almarhumah adalah Guru besar pada Departemen PKK Fakultas Pendidikan dan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) UPI. 

Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Bukit Dago Selatan 9, Kota Bandung. Dishalatkan di Masjid Nurul Jamil, pukul 07.00 WIB, dan dikebumikan di Sukabumi Jawa Barat. 

Mengutip QS. Al-‘A`raf [7] : 34, dijelaskannya Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. Dan tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya), QS. Al-Hijr [15] : 5.

Prodi Pendidikan Tata Boga UPI sampaikan terima kasih atas dedikasi Almarhumah selama ini, semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah. Aamiin ya Allah ya Rabbalalamin.

Read More
Jadwal UAS CBT MKU/MKDK/MKKU Semester Genap 2020/2021

*INFORMASI*

Berikut jadwal UAS CBT MKU/MKDK/MKKU Semester Genap 2020/2021 Jenjang D3 dan S1

Selamat Melaksanakan UAS

*Tidak ada UAS CBT Susulan

Read More
Prof. Dr. Hj. Melly Sri Sulastri Rifa'i, M.Pd, Wafat.

Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un.Ketua Prodi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Dr. Yulia Rahmawati, M.S.,  bersama seluruh jajaran sivitas akademika Pendidikan Tata Boga UPI menyatakan berduka atas berpulangnya Prof. Dr. Hj. Melly Sri Sulastri Rifa'i, M.Pd., ke Rahmatullah, Senin (03/05/2021), pukul 03.33 WIB, di RS Advent  Bandung. Almarhumah adalah Guru besar pada Departemen PKK Fakultas Pendidikan dan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) UPI. 

Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Bukit Dago Selatan 9, Kota Bandung. Dishalatkan di Masjid Nurul Jamil, pukul 07.00 WIB, dan dikebumikan di Sukabumi Jawa Barat. 

 Mengutip QS. Al-‘A`raf [7] : 34, dijelaskannya Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. Dan tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya), QS. Al-Hijr [15] : 5.

Prodi Pendidikan Tata Boga UPI sampaikan terima kasih atas dedikasi Almarhumah selama ini, semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah. Aamiin ya Allah ya Rabbalalamin.

Selamat Jalan Prof. Dr. Hj. Melly Sri Sulastri Rifa'i, M.Pd

Read More
Selamat Jalan Prof. Dr. H. Ishak Abdulhak, M.Pd

Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un.Ketua Prodi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Dr. Yulia Rahmawati, M.S.,  bersama seluruh jajaran sivitas akademika Pendidikan Tata Boga UPI menyatakan berduka atas berpulangnya Prof. Dr. H. Ishak Abdulhak, M.Pd., ke Rahmatullah, Rabu (19/05/2021). Semoga Almarhum diterima segala amal baiknya, diampuni segala kesalahannya dan keluarga ya ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan iman lahir dan batin. Aamiin.

Read More
Prodi Pendidikan Tata Boga UPI selenggarakan Workshop LMS PPG bagi Dosen

Bandung, UPI

Menghadapi semester baru perkuliahan PPG Kuliner dalam jabatan, pada masa adaptasi kebiasaan baru pandemi Covid-19 tentunya banyak yang harus disiapkan oleh para dosen. Tidak hanya rencana pembelajaran dan bahan yang akan diajarkan, para dosen juga perlu menyusun berbagai media pembelajaran yang sesuai untuk pembelajaran daring melalui LMS yang telah disediakan. Yang menjadi masalah adalah tidak semua dosen memiliki pengetahuan yang cukup untuk membuat media pembelajaran dengan teknologi multimedia saat ini terutama dalam penggunaan LMS PPG dalam Jabatan. 

Maka dari itu ketua prodi Pendidikan Tata Boga, Dr. Yulia Rhmawati, M.Si mengundang seluruh dosen untuk melaksanakan workshp secara Luring pada hari Jum'at, 21 Mei 2021 di Lt.4 FPTK universitas Pendidikan Indonesia. Acara workshop berlangsung sekitar pukul 09.00 s.d 11.20 WIB dengan narasumber Bapak Acep Suryadi Fathoni, S.Pd (Tendik Prodi PPG Pascasarjana UPI).

Kegiatan workshop berlangsung secara lancar dan tetap dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19.



Read More
Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila 2021

Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila 2021

"Pancasila dalam Tindakan, bersatu untuk Indonesia Tangguh"

Read More
Lomba Food Vlogger, Food Plating dan Tiktok di Event Gamananta

Pendidikan Tata Boga 2018

Mempersembahkan
"GAMANANTA"

Webinar bersama
- Sandiaga Salahudin Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)*
- Atalia Praratya Ridwan Kamil (Duta Pasar Rakyat)*
- Chef Degan Septoadji (Juri Master Chef Indonesia Season 2)

?????Rabu 16 Juni 2021
????08:30 sd Selesai
????Zoom meeting

*Pendaftaran Gratis!!!*

Ikuti juga lomba berhadiah dengan total uang tunai sebesar Rp 1.800.000:
- Fotografi Plating Hidangan Nusantara
- Tiktok Hidangan Nusantara
- Vlog Kudapan Nusantara

Special performance
Mahasiswa Pendidikan Tata Boga 2018

Untuk informasi lebih lanjut klik link di bio @gamananta.boga
Link ????????https://linktr.ee/GamanantaBog...

Jangan lupa untuk ajak teman teman kalian untuk mengikuti acara ini dan dapatkan hadiahnya!!!

*Under Confirmation

@tataboga_upi
#lomba #masak #lombamasak #kreasikuliner #kuliner #plating #foodplating #foodvlogger #vlogger #lombafoodvlogger #tiktokkukiner #lombavideotiktok #tiktokhits #culinary #lombaculinary #infolomba #lomba #infolombakukiner #lombahits #lombaviral #tataboga #foodcompetition #viral #news #lomba2021 #lombanasional #lombasmk #kreasikuliner #lombakulineronline


Read More
Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga Angkatan 2018 Selenggarakan Gebyar Cipta Boga ‘Gamananta’

Pendidikan Tata Boga 2018 Mempersembahkan : *GAMANANTA* 

_Siap lestarikan kuliner Indonesia !_

*Talkshow dan Kompetisi Nasional* 
"Akulturasi Kuliner Nusantara sebagai Potensi Pariwisata di Tingkat Global"

Bersama:
- Sandiaga Salahudin Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) 
- Atalia Praratya Ridwan Kamil (Duta Pasar Rakyat)
- Chef Degan Septoadji (Juri Master Chef Indonesia Season 2)

Moderator:
Ira Yulia, S.Pd. (Ketua Bidang Kehumasan IKA PTB)

Master of Ceremony:
Sona Sumardanu (Putra Bumi Siliwangi 2018)

????Rabu, 16 Juni 2021
?08:30 sd Selesai
????Zoom meeting
*Pendaftaran gratis !*

Untuk informasi lebih lanjut klik link di bio @gamananta.boga
Link ????????
https://linktr.ee/GamanantaBog...

Untuk informasi lebih lanjut, ikuti akun Instagram: @gamananta.boga
Atau hubungi :
0895708369020 (Isma)


Read More