T A T A B O G A

Loading

Total 125 Siswa SD-SMP di Boyolali Diduga Keracunan Makanan

Sejumlah siswa SDIT dan SMPIT Al-Hikam, Banyudono, Boyolali, diduga mengalami keracunan dan dilarikan ke puskesmas terdekat. Data sementara, 125 siswa jadi korban keracunan.

"Data sementara 125 siswa, 25 yang dirujuk ke rumah sakit," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Boyolali Sherly Jeanne Kilapong di Puskesmas I Banyudono, Rabu (5/2/2020).
Sherly menyebutkan awalnya ada puluhan siswa yang dilarikan ke Puskesmas I Banyudono. Namun jumlah ini makin bertambah seiring dengan banyaknya siswa yang mengeluh sakit.
Dari data yang dihimpun, 25 pasien dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Boyolali, antara lain RSUD Pandan Arang, RS Al Hidayah, RS Natalia, RSUD Simo, dan Puskesmas Rawat Inap Sawit. Kemudian ada dua siswa yang menjalani observasi di Puskesmas Banyudono dan lainnya menjalani rawat jalan.
"Untuk penanganan keracunan makanan ini, kami sudah mengoordinasikan lintas bidang, rumah sakit juga. Jadi kami bekerja kolaborasi untuk penanganan keracunan makanan di SDIT Al-Hikam ini," terang Sherly.
Siswa yang diduga mengalami keracunan makanan yang disajikan di sekolah adalah murid kelas I dan II SDIT dan beberapa siswa SMPIT Al-Hikam. Mereka mengalami gejala mual, muntah, dan diare. Oleh pihak sekolah, mereka langsung dibawa ke Puskesmas I Banyudono untuk mendapatkan penanganan medis.
"Keluhan siswa rata-rata mual, muntah, sebagian juga ada yang diare," jelasnya.
Pihaknya belum bisa memastikan jenis makanan apa yang membuat para siswa keracunan. Tim dari Dinkes Boyolali sudah mendatangi sekolah dan dapur katering untuk mengambil sampel sup.
"Kami belum bisa memastikan, nanti mau dilaboratoriumkan dulu. Sampel makanan dan sampel muntah yang sudah kami ambil. Nanti kami akan lihat hasil labnya apa," ujar Sherly.

Sumber:https://news.detik.com