T A T A B O G A

Loading

Prodi Pendidikan Tata Boga Menerima Siswa SMK PRAKERIN

Fakultas Pendidikan dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia memberi kesempatan kepada siswa-siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan untuk melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) atau lebih sering disebut dengan program magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL). Program ini bertujuan untuk mendukung kegiatan sekolah SMK dalam rangka memberi gambaran kepada siswa-siswa pada saat terjun ke dunia kerja nanti.

Pada awal bulan Januari 2020 FPTK UPI mendapat permohonan siswa magang dari SMKN 1 Cisarua sebanyak 4 orang dan SMK Merdeka sebanyak 5 orang. Priode magang yang di laksanakan siswa-siswa SMK itu adalah 3 sampai 6 bulan siswa peserta magang ini dibagi dalam beberapa kelompok dimana 1 orang pembimbing mengampu 1-2 siswa. Hal ini diharapakan agar siswa dapat fokus dalam melakukan kegiatan PRAKERIN dan pembimbing mudah dalam pembagian tugas kepada mereka. Dengan kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan para siswa PKL dapat memperoleh banyak manfaat, antara lain:

 

  • Dapat menambah dan mengembangkan potensi ilmu pengetahuan pada siswa serta mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan di sekolah.
  • Melatih keterampilan yang dimiliki siswa sehingga dapat bekerja dengan baik.
  • Melahirkan sikap bertanggung jawab, disiplin, sikap mental, etika yang baik serta dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
  • Menambah kreatifitas siswa agar dapat mengembangkan bakat yang terdapat dalam dirinya.
  • Memberikan motivasi sehingga siswa bersemangat dalam meraih cita-cita mereka sesuai bakat yang dimiliki.

 

Pada Priode bulan Januari hingga Juni 2020 terdapat dua orang siswa PKL di tempatkan di Prodi Pendidikan Tataboga FPTK UPI. Dua orang siswa tersebut dari SMKN 1 Cisarua dan SMK Merdeka. Mereka diterima langsung oleh Dr. Yulia Rahmawati M.Si selaku Ketua Prodi Pendidikan Tataboga. Dalam pelaksanaan PKL ini harapkan setiap siswa mampu mengikuti kegiatan kerja yang dilakukan di Prodi Pendidikan Tataboga ini dan diharapkan siswa tersebut mampu menunjukkan kinerja dan kerja sama timnya secara maksimal untuk memberikan pengalaman kepada siswa PRAKERIN untuk memberikan pengalaman didunia kerja.

Tujuan Prakerin

  • Tujuan prakerin bagi siswa yang pertama adalah diharapkan dapat mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan di sekolah sehingga dapat diterapkan dengan baik.
  • Tujuan prakerin bagi siswa yang kedua adalah dapat membentuk pola piker yang konstruktif pola pikir bagi siswa-siswi prakerin. Sehingga dapat melihat peluang di masa depan.
  • Tujuan prakerin bagi siswa yang ketiga adalah bisa melatih siswa untuk berkomunikasi atau berinteraksi secara professional di dunia kerja yang sebenarnya. Sehingga tidak merasa takut atau canggung lagi berkomunikasi secara professional.
  • Tujuan prakerin bagi siswa keempat adalah dapat membentuk etos kerja yang baik bagi siswa-siswi prakerin. Sehingga kedepannya siswa dapat menjadi sosok lulusan dan berkualitas.
  • Tujuan prakerin bagi siswa kelima adalah bisa menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan dasar yang dimiliki ileh siswa-siswi prakerin sesuai bidang masing-masing.
  • Tujuan prakerin bagi siswa yang keenam adalah dapat menambah jenis keterampilan yang dimiliki oleh siswa agar dapat dikembangkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Tujuan prakerin bagi siswa ketujuh adalah bisa menjalin kerjasama yang baik antara sekolah dengan dunia industry maupun dunia usaha.

Manfaat Prakerin

  • Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian professional, dengan keterampilan, pengetahuan, serta etos kerja yang sesuai dengan tuntunan zaman.
  • Mengasah keterampilan yang di berikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
  • Menambah keterampilan, pengetahuan, gagasan-gagasan seputar dunia usaha serta industry yang professional dan handal.
  • Membentuk pola pikir siswa-siswi agar terkonstruktif baik serta memberikan pengalaman dalam dunia industry maupun dunia kerja.
  • Menjalin kerja sama yang baik antara sekolah dan perusahaan terkait, baik dalam dunia usaha maupun dunia industry.
  • Mengenalkan siswa-siswi pada pekerjaan lapangan di dunia industry dan usaha sehingga pada saatnya mereka terjun ke lapangan pekerjaan yang sesungguhnya dapat beradaptasi dengan cepat.
  • Meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga dalam mendidik melatih tenaga kerja yang berkualitas.
  • Sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan bahwa pengalaman kerja sebagai bagian dari proses Pendidikan.
  • Mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan di era teknologi informasi dan komunikasi terkini.
  • Memberikan keuntungan pada pihak sekolah dan siswa siswi itu sendiri, karena keahlian yang tidak di ajarkan di sekolah didapat didunia usaha/industry.